RiderTua.com – Suksesnya L8 EV di Indonesia sepertinya membuat merek asal China ini menyiapkan model anyar lainnya untuk dijual disini. Nantinya mereka memperlihatkan model MPV lainnya, kali ini dengan ukuran yang lebih besar ketimbang L8 EV.
MPV Bongsor yang Jadi ‘Saudaranya’ L8 EV
Aletra sudah cukup lama berjualan mobil di Indonesia sejak tahun lalu, dimana mereka menghadirkan mobil pertamanya dalam model L8 EV. Model MPV 7-seater bertenaga listrik ini menjadi andalannya sejak pertama kali diluncurkan, termasuk dirakit lokal agar tidak perlu repot-repot mengimpornya dari luar negeri. Selain itu, harganya bisa lebih terjangkau agar diterima dengan baik oleh konsumen, mengingat mobil jenis ini biasanya banyak dicari karena harganya terjangkau.

Tapi hanya menjual satu mobil saja belum cukup kalau kompetitornya sudah punya lebih dari satu model. Inilah yang membuatnya menyiapkan satu model anyar untuk ditampilkan di GIIAS 2026, atau sekaligus langsung meluncurkannya. Dari teaser yang disebarnya, mobil MPV yang satu ini punya dimensi lebih bongsor ketimbang L8 EV, dan desain lampu depannya terlihat jelas dari lampu LED DRL yang menyala di kegelapan.
Disebut sebagai ‘adiknya’ L8, kelihatannya model ini bakal ditempatkan di atas pasarnya L8 EV setelah dirilis. Dengan bodi sebesar itu, nampaknya MPV misterius tersebut bakal menjadi lawannya MPV boxy di Indonesia, dengan lawan yang cukup banyak dijual disini. Dari Honda Step WGN, Toyota Voxy, sampai Nissan Serena menjadi lawan yang harus diwaspadai, apalagi kalau modelnya dijual sebagai mobil ramah lingkungan seperti L8.

Model All New?
Sayangnya untuk sekarang belum jelas seperti apa model yang akan dihadirkannya di Indonesia nanti, baik dari nama maupun spesifikasinya. Kalau dilihat, modelnya tidak terlihat mirip dengan produknya Geely atau sub-brand lainnya yang dijual sejauh ini, dan model yang mendekatinya yaitu Zeekr 009 atau Mix. Hanya saja keduanya dijual sebagai MPV mewah, jadi kurang cocok kalau dijual sebagai model di bawah pasar yang ditujunya.
Terlebih Zeekr 009 sudah dijual disini, jadi nggak ada alasan bagi Geely untuk menambah mobil rebadge dari MPV premium ini, itupun kalau ada modelnya. Untuk sekarang modelnya masih menjadi misteri, dan ini memunculkan dugaan kalau modelnya berupa mobil all new yang belum pernah dijual sebelumnya. Kalau benar, maka Indonesia bisa menjadi negara pertama yang kebagian modelnya.

Mau Saingi Nissan Dkk?
Dengan mobil barunya ini, Aletra bisa bersaing dengan kompetitornya di pasar MPV, dan karena modelnya berupa MPV boxy mungkin saja mereka mau menyaingi Nissan dkk di segmennya. Mereka nggak takut harus menghadapi lawan yang lebih tangguh di pasar MPV, apalagi hanya mengandalkan satu mobil saja seperti L8 EV. Karena modelnya sudah punya keunggulannya tersendiri, seperti ruang bagasi terluas di segmennya.
L8 EV dibanderol Rp 488 jutaan, dan mungkin harganya lumayan mahal untuk mobil MPV listrik seperti ini bagi sebagian orang. Tapi konsumen sudah bisa mendapatkan sejumlah keunggulan seperti kenyamanan di bagian dalam kabin, performa optimal, sampai fiturnya yang cukup lengkap. Ini semua sudah cukup untuk menjadi modalnya untuk menghadapi rival seperti BYD M6 EV di pasar MPV listrik entry level.

Bicara soal M6, model ini masih menjadi salah satu mobil listrik terlaris di pasar BEV hingga Juni lalu. Bisa dikatakan kalau M6 menjadi rival yang sangat sulit bagi L8 EV karena performa penjualannya yang cukup bagus dalam beberapa bulan terakhir meski sempat mengalami penurunan. Belum lagi M6 punya versi PHEV sejak Mei lalu, dan ini membuatnya semakin sulit untuk menghadapinya.
Tapi sepertinya Aletra nggak mau dibuat pusing dengan kompetitor senegaranya yang sudah memperluas lini mobil MPV-nya disini. Kini mereka fokus memperluas produk yang dijualnya di Indonesia dengan model MPV boxy terbarunya. Apapun modelnya, mereka bakal memberi lebih banyak pilihan bagi konsumen di pasarnya.












