Home MotoGP Davide Tardozzi (Ducati): Tahun Depan Pecco Bagnaia akan Menjadi ‘Masalah’ Bagi Kami

    Davide Tardozzi (Ducati): Tahun Depan Pecco Bagnaia akan Menjadi ‘Masalah’ Bagi Kami

    Davide Tardozzi - Pecco Bagnaia - Ducati GP26
    Davide Tardozzi - Pecco Bagnaia

    RiderTua.com – Davide Tardozzi (manajer tim Ducati Lenovo) mengaku lega setelah mengumumkan perpanjangan kontrak Marc Marquez dan merekrutan baru Pedro Acosta untuk 2027 dan 2028. Perpanjangan kontrak juara dunia 9 kali itu sempat tertunda karena dia mengalami cedera yang membutuhkan waktu cukup lama untuk pulih. Itulah sebabnya rider berjuluk The Baby Alien itu tidak mau tergesa-gesa dalam menandatangani kontrak di saat kondisi fisiknya belum fit.

    “Kami sangat senang bahwa Marc akan bersama kami selama 2 tahun ke depan. Sejak tes pertama di Barcelona pada 2024, dia telah menunjukkan kepada kami seperti apa dirinya naik sebagai pribadi maupun sebagai pembalap. Bagi kedua belah pihak, sangat mudah untuk mengatakan bahwa kami ingin melanjutkan bersama,” ujar Tardozzi.

    Davide Tardozzi (Ducati): Tahun Depan Pecco Bagnaia akan Menjadi ‘Masalah’ Bagi Kami

    Pecco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    Apakah dalam beberapa bulan terakhir, ada kemungkinan Marc Marquez tidak akan menandatangani kontrak? “Dia sempat mengkhawatirkan kondisi kesehatannya, tetapi kami tidak pernah meragukannya. Dia selalu terbuka ​​kepada kami dan terus memberi tahu perkembangan fisik yang dijalaninya bersama staf medis di Madrid. Kami selalu mendapat up-date terkait kondisinya,” jelas Davide Tardozzi.

    Apa alasan Ducati memilih Pedro Acosta untuk menjadi rekan setim Marc Marquez tahun depan? “Karena kami percaya bahwa Pedro adalah salah satu pembalap muda paling berbakat di MotoGP. Kalau melihat apa yang dia tunjukkan sejak awal kariernya di Rookies Cup, Moto3, dan Moto2 itu fantastis. Sayangnya, sejauh ini dia belum mampu mengulangi hasil tersebut di MotoGP. Tetapi kami yakin dia akan mampu,” jawab Tardozzi.

    Pecco Bagnaia, Francesco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    Bagaimana reaksi Marquez saat diberitahu Acosta akan menjadi rekan setimnya? “Ketika kami memberi tahu dia bahwa kami akan merekrut Pedro, dia bertepuk tangan dan mengatakan kepada kami bahwa kami telah membuat keputusan yang tepat,” ungkap Tardozzi.

    Sebagai manajer tim, seberapa sulitkah bagi Tardozzi untuk mengelola dua pembalap dengan karakter dan ambisi besar seperti itu? “Saya sudah pernah mengelola dua juara dunia yang luar biasa, karena Pecco (Bagnaia) adalah salah satunya. Kami sangat senang memiliki line-up tim yang begitu kuat untuk 2 tahun ke depan,” tegasnya.

    Di sisi lain, Pecco Bagnaia akan meninggalkan Ducati pada akhir musim ini dan akan membalap untuk Aprilia mulai tahun depan. Apakah ini memang waktu yang tepat untuk berpisah? “Selama 8 tahun terakhir kami telah membangun hubungan yang sangat dekat dengan Pecco, bukan hanya dari sisi profesional namun juga secara pribadi. Akan menarik melihat dia sebagai rival kami tahun depan. Kami tahu Pecco akan menjadi ‘masalah’ bagi kami. Dia adalah pembalap yang sangat cepat,” ujar Tardozzi sambil tertawa kecil.

    Davide Tardozzi - Pecco Bagnaia
    Davide Tardozzi – Pecco Bagnaia

    Mantan pembalap Superbike asal Italia itu melanjutkan, “Pada akhirnya, Pecco akan selalu memiliki tempat di hati kami. Dia dua kali menjadi juara dunia dan dua kali menjadi runner-up bersama kami. Dia berhasil meraih 31 kemenangan dan 63 podium, dia adalah pembalap Ducati dengan kemenangan terbanyak. Tetapi Pecco bukan hanya pembalap yang luar biasa dan sangat berbakat untuk Ducati, tetapi juga sahabat yang sangat baik. Hubungan itu akan terus berlanjut di masa depan.”

    Setelah 10 seri musim 2026 Pecco hanya menempati peringkat 8 dengan mengumpulkan 130 poin dalam klasemen atau tertinggal 23 dari Marc Marquez yang berada di peringkat 5.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini