RiderTua.com – Halo sobat pembaca RiderTua, hingga kini Chery masih terus melakukan ekspansi produknya tidak hanya produk miliknya sendiri, tetapi juga produk untuk merek yang dipegangnya. Salah satu diantaranya sudah memasang target untuk menjual sejuta unit mobil dalam empat tahun ke depan.
Sub-Brand Chery Targetkan Bisa Menjual Banyak Mobil
iCar menjadi salah satu merek mobil yang dipegang Chery, walau mereka baru menjangkau beberapa negara, termasuk Indonesia. Sementara merek seperti Jetour, Jaecoo, hingga Lepas sudah melalang buana di seluruh dunia dan mencetak hasil penjualan yang sangat bagus. Meski memang semua mereknya menjual mobil SUV saja, tapi tidak sedikit ada yang menjual mobil sedan hingga hatchback.

Kalau dibandingkan dengan sub-brand lainnya, iCar baru menjual segelintir model, seperti V23 yang sudah dijual di Indonesia sejak Februari lalu. Sebagai SUV listrik bergaya retro-modern, V23 menjadi primadona di pasarnya sejak diluncurkan dan menjadi incaran banyak orang di segmennya. Dengan ini, mereka bisa memulai awal baru setelah kehadirannya tertunda beberapa kalu, walau model tersebut masih menjadi satu-satunya produk yang dijualnya di pasar.
Meski baru menjual segelintir model, mereka menargetkan untuk bisa menjual satu juta unit mobil di tahun 2030. Terdengar cukup ambisius, mengingat mereka baru memulai penjualannya dan punya lini produk yang bisa dihitung dengan jari, itupun jumlahnya masih kurang dari lima model. Tapi mereka benar-benar serius dalam mencapai target tersebut dalam empat tahun mendatang.

Mereka menegaskan mereka menghadirkan mobil bukan sekedar dijadikan sebagai alat transportasi saja, melainkan juga sebagai sarana mengekspresikan diri. Sehingga iCar menghadirkan hingga ribuan jaringan pelayanan secara global bernama i-CARE dan i-LIFE. Semua ini dilakukan untuk memberikan kebebasan bagi penggunanya dalam memberikan personalisasi untuk mobilnya.
Mereka juga akan memperluas lini produknya untuk bisa menjangkau lebih banyak konsumen di pasarnya. Dimulai dengan Seri V yang difokuskan untuk memberikan mobil yang memiliki kemampuan off-road dan eksplorasi lebih, dan Seri X sebagai lineup mobilitas tinggi berbasis teknologi canggih. Sejauh ini sudah ada dua model dalam Seri V yang dijual di pasar, yaitu V23 dan V27, walau keduanya dijual di pasar yang terpisah.

SUV Off-Road yang Canggih
V23 disebut sudah cocok dijual di kawasan Asia Tenggara, sementara V27 dijual di pasar Timur Tengah karena ukuran bodinya. Dengan ini sepertinya sudah mengkonfirmasi kalau V27 akan cukup sulit untuk dijual di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, meski SUV bongsor seperti ini masih ada peminatnya. Tapi mereka masih mencari cara untuk bisa menjualnya kalau ada peluangnya, dan untuk sekarang mereka hanya menawarkan satu model saja, V23.
Untuk ke depannya, mereka akan membawa V25 dan V29 untuk melengkapi Seri V, dan dari nomor serinya masing-masing bakal ditempatkan di pasar lebih tinggi dari V23 dan V27. Untuk Seri X masih belum ada model yang dijual dari lineup ini, tapi nantinya mereka akan memperlihatkan mobil konsepnya dalam beberapa waktu ke depan. Model konsep ini akan memakai platofrm i-Swift 3.0 yang bisa terintegrasi dengan teknologi AI, baterai generasi terbaru, dan fitur otonom level 4.

Sebenarnya mereka tidak hanya dikenal dengan V23 saja, karena mereka juga menjual model 03. Namun di Indonesia modelnya dijual sebagai produknya Chery dengan nama J6, dan nama ini dipakai sebagai produk rebadge 03 untuk Jaecoo, yang juga merupakan sub-brand-nya Chery. Inilah mengapa mereka hanya menawarkan V23 saja, tapi itu bukan menjadi masalah baginya, asalkan penjualannya bisa dimulai disini setelah sekian lama.
Namun kehadiran V23 tepat ketika pasar SUV listrik sudah ramai dengan banyaknya model baru yang dirilis. Tidak sedikit diantaranya berupa model yang sudah dijual beberapa tahun sebelum V23 dirilis, termasuk Chery J6. Meskipun begitu, V23 punya keunggulan yang tidak dimiliki oleh rivalnya, termasuk dari desain retro-modern yang membuatnya tampil beda dari model sekelasnya.
Dengan begitu, model ini punya peluang untuk bisa menahan gempuran banyaknya rival di pasarnya. Bahkan kalaupun model tersebut merupakan produk dari salah satu sub-brand Chery.






