RiderTua.com – Para pembaca setia RiderTua, M6 sudah diberitakan akan mendapat varian baru di Indonesia, tapi belum juga mendapat konfirmasi dari BYD. Hingga akhirnya muncul informasi lainnya soal varian baru ini, yang sudah didaftarkan lengkap dengan beberapa pilihan trim-nya.
▶Daftar Isi
M6 Bakal Mendapat Varian Baru di Indonesia?
BYD M6 sudah menjadi mobil listrik andalannya di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, dan model ini mampu mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan. Namun modelnya sudah tidak mendapat penyegaran sejak pertama kali diluncurkan tahun 2024 lalu, walau ini tidak berpengaruh besar pada penjualannya. Itupun model ini masih bisa mencatatkan hasil hingga ribuan unit tiap bulannya, atau ratusan unit.

Sehingga mereka mulai menyiapkan mobil baru untuk dijualnya di Indonesia, dan varian tersebut tidak lain adalah M6 versi plug-in hybrid atau PHEV. Modelnya sudah terlihat didaftarkan lagi, kali ini dengan sejumlah model yang kemungkinan berupa pilihan trim, dengan rincian sebagai berikut:
- MEH-FWD-10A6 (4×2) A/T: Rp 123 juta
- MEH-FWD-10A7 (4×2) A/T: Rp 122 juta
- MEH-FWD-10T (4×2) A/T: Rp 104 juta
- MEH-FWD-10Y6 (4×2) A/T: Rp 113 juta
- MEH-FWD-10Y7 (4×2) A/T: Rp 112 juta
- MEH-FWD-20T (4×2) A/T: Rp 105 juta
- MEH-FWD-20Y6 (4×2) A/T: Rp 116 juta
- MEH-FWD-20Y7 (4×2) A/T: Rp 115 juta
Kalau dilihat, ada 8 varian yang didaftarkan, dengan rentang harga kurang dari Rp 130 jutaan, tapi ada dua varian yang dibanderol kurang dari Rp 110 juta. Semua varian berupa model penggerak roda depan (FWD) dengan transmisi otomatis alias matik, dan mungkin ini terdengar cukup aneh mengingat modelnya berupa mobil PHEV. Semua mobil yang didaftarkan memakai kode MEH, diikuti dengan penggerak roda FWD dan angka yang bisa jadi menjadi nama variannya.

M6 dan Song Max
Sepertinya M6 PHEV yang akan dijual ini tidak lain adalah BYD Song Max, model yang menjadi basis M6 yang dijual di pasar global. Song Max sendiri sudah tidak dijual lagi di kampung halamannya sejak dua tahun lalu, tapi modelnya di luar negeri tetap dijual karena baru saja dirilis. Meskipun begitu, model ini masih belum punya varian PHEV, sementara Song Max sudah mendapatkannya sejak pertama kali dirilis.
Song Max DM-i ini mengandalkan motor listrik bertenaga 197 ps dan torsi 325 Nm, dan untuk mesin bensinnya bisa menghasilkan tenaga dan torsi sebesar 110 ps dan 135 Nm. Dengan Blade Battery berkapasitas 18,3 kWh, jarak tempuhnya bisa mencapai 105 km hanya dengan tenaga listrik murni saja, sementara total jarak tempuh jika digabung dengan mesin bensin bisa melebihi 1.000 km. Ini cukup wajar untuk mobil PHEV, apalagi untuk mobil MPV PHEV seperti Song Max.

Untuk harga yang didaftarkan ini, perlu diingat kalau harga tersebut bukanlah harga resminya, dan jelas banderolnya terlalu murah untuk mobil MPV dengan teknologi PHEV. Kalau ditambah pajak, harganya bisa lebih mahal lagi dari harga yang didaftarkannya, walau terkadang ada juga mobil yang dibanderol lebih murah dari harga yang didaftarkannya. Contohnya BYD Atto 1, yang justru dijual paling murah kurang dari Rp 200 jutaan, dan menjadikannya sebagai salah satu mobil listrik termurah di Indonesia.
Memang ini terlihat cukup menarik untuk dinanti, apalagi dengan banyaknya permintaan mobil PHEV di Indonesia. Tapi mobil MPV PHEV masih belum banyak dijual di pasarnya, kalaupun ada itupun berupa model boxy seperti Wuling Darion PHEV yang dijual lebih mahal. Sepertinya inilah yang menjadi target BYD selanjutnya, dimana mereka akan menghadirkan MPV berteknologi PHEV tapi dengan harga lebih terjangkau, meski berukuran lebih kecil dari Darion PHEV.

Melawan Darion PHEV?
Meskipun sama-sama berupa MPV PHEV, kecil kemungkinan bagi BYD M6 PHEV untuk melawan Darion PHEV kalau melihat dari dimensinya yang sangat jauh berbeda. M6 PHEV lebih mengarah ke model low atau medium MPV, sedangkan Darion mengarah ke model berukuran lebih besar dan boxy seperti Toyota Voxy. Dengan adanya kemungkinan M6 PHEV bakal dibanderol lebih terjangkau, sepertinya Darion PHEV bukanlah lawan sepadan bagi model tersebut.
Apapun itu, ini membuktikan kalau BYD benar-benar menyiapkan kehadiran M6 PHEV di Indonesia. Bisa jadi mereka akan menampilkannya di GIIAS 2026 mendatang.
Estimasi Harga & Spesifikasi BYD M6 PHEV Indonesia 2026
BYD M6 PHEV (DM-i)
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Status | Belum resmi rilis, sedang uji jalan (2026) |
| Mesin | 1.5L bensin (hybrid generator) |
| Sistem Hybrid | BYD DM-i 5.0 |
| Tenaga | ~99 hp (mesin) + ~215 hp (motor listrik) |
| Kapasitas | 6-seater & 7-seater |
| Info Lainnya |
|---|
| Layar putar, kamera 360°, ADAS lengkap, fokus efisiensi & kenyamanan MPV keluarga |
Estimasi Harga BYD M6 PHEV
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Perkiraan Harga | Di atas versi EV (estimasi Rp 450 – 500 Juta) |
| Status | NJKB terdaftar, potensi rilis 2026 |
| Kompetitor | MPV Hybrid sekelas |
Perbandingan Harga BYD M6 EV (Saat Ini)
| Varian | Harga (OTR) |
|---|---|
| M6 Standard 7-Seater | Rp 383.000.000 |
| M6 Superior 7-Seater | Rp 423.000.000 |
| M6 Superior Captain Seat 6-Seater | Rp 433.000.000 |
| Info Lainnya |
|---|
| Versi PHEV diposisikan di atas EV, menyasar MPV hybrid dengan efisiensi tinggi |






