RiderTua.com – Halo Bro-Sis RiderTua, ada perkembangan yang nggak biasa, Xforce sudah tidak terdengar kabarnya sejak modelnya diluncurkan di Indonesia sekitar dua tahun lalu. Ditambah lagi dengan kehadiran Destinator yang meramaikan segmen SUV 7-seater di tahun sebelumnya.
Xforce Mulai Ditinggalkan Konsumen Indonesia?
Dari beberapa model SUV yang dijual di Indonesia, Mitsubishi Xforce menjadi salah satu diantaranya yang dijual sebagai compact SUV. Model ini dihadirkan untuk melengkapi lini produknya, dimana sebelum merilis Xforce mereka hanya menjual Xpander Cross dan Pajero Sport saja. Dengan ini, modelnya bisa bersaing di segmennya tidak hanya mengandalkan desain, performa, dan harganya saja, melainkan juga fitur yang dimilikinya.

Meski sebagai SUV kompak, Mitsubishi sudah melengkapinya dengan berbagai macam fitur canggih untuk memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Salah satunya kamera mundur, yang bisa berfungsi ketika tuas transmisi dipindahkan ke posisi R (Reverse), menampilkan keadaan di belakang mobil sebelum diparkir. Gambar ini akan muncul di headunit mobil, lengkap dengan panduan garis parkir untuk memudahkan pengemudi memakirkan kendaraannya.
Dengan ini, pengemudi bisa melihat jelas kondisi di belakang mobil sebelum memakirkan mobil, bahkan di tempat sempit sekalipun. Ini juga berguna untuk melihat belakang mobil yang tidak bisa dilihat oleh kaca spion, dan biasanya harus ada seseorang yang turun untuk melihat keadaan sebelum memakirkan mobil. Ini bisa sangat membantu penggunanya tanpa harus repot-repot melakukan semua itu.

Kemudian ada TPMS (tire pressure monitoring system), yang bisa memantau kondisi tekanan ban tanpa harus keluar dari mobil. Memang tekanan ban yang tidak ideal bisa memberikan pengaruh besar pada efisiensi bahan bakar sampai kenyamanan dan keselamatan berkendara. Informasi tekanan ban ini ditampilkan melalui layar MID secara real-time, dan ini bisa membantu melihat seperti apa tekanan ban mobil.
Fitur ini awalnya tidak cukup populer di Indonesia, sebelum Wuling mempopulerkannya melalui Confero ketika pertama kali hadir disini. Sejak saat itu, makin banyak produsen yang memberikan TPMS pada mobilnya, termasuk Mitsubishi terhadap sejumlah produknya, dan Xforce menjadi salah satu diantaranya. Destinator juga sudah dilengkapi dengan fitur ini ketika pertama dirilis tahun lalu.

Fitur Mobil Mewah
Hands-free power liftgate bisa memudahkan penggunanya untuk membuka pintu bagasi belakang ketika tidak punya tenaga untuk membukanya. Membuka pintu bagasi mobil biasanya membutuhkan tenaga ekstra, dan ini cukup merepotkan bagi mereka yang sedang merasa lelah setelah berkendara. Hanya tinggal menekan tombol di dasbor sudah bisa membuka pintu bagasi.
Biasanya fitur ini dipakaikan pada mobil mewah, dan menariknya Mitsubishi Xforce tidak termasuk ke dalam golongan tersebut. Tentu ini menjadikannya sebagai mobil yang begitu unik, walau perlahan makin banyak mobil baru yang memakai hands-free powergate. Bahkan ada yang diantaranya berupa mobil entry level.

Untuk fitur lainnya, disediakan center console dengan pendingin dan levelling untuk lampu depan. Mungkin kedengarannya sepele, tapi ini bisa memberikan kenyamanan bagi penggunanya, apalagi untuk cooling center console, dimana fitur ini bisa membantu pengguna menyimpan minuman dingin selama perjalanan. Aksesnya cukup mudah karena berada di konsol tengah mobil, sehingga penumpang di baris depan dan belakang bisa mengambil minuman dari dalam kompartmen.
Lalu headlamp levelling melalui pengatur ketinggian sorot lampu depan dapat mengatur sudut sorot lampu dan pencahayaan lampu depan. Ketika memuat banyak barang bawaan maupun penumpang, bagian belakang mobil bisa sedikit menurun, sehingga membuat sorot lampu depan terlalu tinggi dan menyilaukan pengguna jalan lainnya. Semuanya bisa dilakukan hanya dengan pengoperasian fitur dari dalam mobil.

Melihat dari kelima fitur ini, Mitsubishi Xforce benar-benar bukan dianggap sebagai compact SUV biasa lagi. Semua fitur ini bisa memudahkan penggunanya untuk mengatur berbagai macam pengaturan pada mobil yang tidak ditemukan pada model sekelasnya. Walau dalam beberapa tahun terakhir, makin banyak mobil baru yang memakai beberapa fitur yang disebutkan di atas, termasuk TPMS yang makin sering dijumpai pada mobil baru.
Selain itu, kehadiran Destinator yang juga membawa fitur serupa mulai membuat mobil SUV kompak ini semakin tersisih. Tapi performa penjualannya sejauh ini masih baik-baik saja.






