RiderTua.com – Bro-Sis pembaca RiderTua, mari kita bahas kecerdikan pembalap satu ini… Saat Marc Marquez terjatuh di Jerez Sprint, sorotan tajam justru tertuju pada detail kecil yang luput dari banyak mata: tangan kirinya yang tetap menggenggam kopling. Di tengah situasi kacau usai crash, ia bukan sekadar bangkit dan kembali ke pit… tapi memastikan mesin motornya tetap nyala…
▶Daftar Isi
Kecerdikan Marc Marquez di Jerez
Kenavaaa?? karena dengan regulasi baru, jika mesin mati, motor ndak boleh dinyalakan kembali sendiri… Dari momen itu, terlihat jelas ketenangan dingin dan insting tajam seorang juara, yang bahkan dalam tekanan masih mampu berpikir satu langkah lebih cepat dari keadaan lurr…

Apa Saja Sih Aturan Baru 2026 Tentang ‘Pasca Crash’..?
Mulai musim 2026, FIM resmi menerapkann aturan baru yang sering disebut sebagai “soft ban” untuk menghidupkan kembali motor setelah crash…
1. Dilarang Restart di Pinggir Lintasan/Gravel
Jika pembalap terjatuh dan mesinnya mati (stalled), maka pembalap dilarang keras mencoba menghidupkan kembali motornya di area lintasan atau di run-off area (gravel/aspal samping)..!!
2. Harus ke Service Road/Belakang Barrier
Kalau mesin mati, motor harus segera dibawa oleh marshal ke belakang lini perlindungan pertama (biasanya di service road atau tempat yang aman di balik pagar pembatas). Baru di tempat aman tersebut pembalap boleh mencoba menyalakan motornya kembali dengan bantuan marshal.

3. Masih Boleh Lanjut Balapan, TAPI…
Pembalap sebenarnya masih diizinkan lanjut balapan. Masalahnya, karena prosedur ini memakan waktu lama (harus didorong keluar dulu), secara praktis pembalap akan kehilangan waktu sangat banyak sehingga hampir mustahil bisa mengejar ketertinggalan di kondisi normal.
4. Pengecualian: Mesin Tetap Nyala
Kalau saat crash pembalap berhasil menjaga mesin tetap hidup/nyala (misalnya dengan menahan kopling sepertti yang dilakukan Marc), mereka masih boleh langsung lanjut balapan dari lokasi jatuh. Namun, marshal berhak menghentikan mereka jika melihat ada kerusakan berbahaya seperti kebocoran cairan oli atau komponen yang mau copot, dst…
Kenapa Aturan Ini Dibuat?
Jelas yang utamanya demi keamanan lur…. Adegan pembalap mencoba menyalakan motor di area gravel sering dianggap sangat berbahaya bagi pembalap itu sendiri maupun marshal karena posisi mereka sangat dekat dengan lintasan dengan pembalap yang masih aktif memacu motor bahkan dengan agresif..kalau ada yang ndlosor lagi bisa kesosorr…nyonyorrr… 🙂

Baca: Marc Marquez Jatuh di Waktu & Tempat yang Tepat… dekat dengan Paddock!






