RiderTua.com – Langsung aja ya Bro, ada berita hangat buat pembaca RiderTua, pasar mobil di Jepang cukup ketat persaingannya dengan banyaknya merek lokal yang punya dominasi sangat kuat. Tapi bukan berarti merek dari negara lainnya tidak bisa bersaing, apalagi merek dari China.
Penjualannya Baru Mencapai Ratusan Unit
BYD menjadi salah satu diantaranya yang berani berjualan mobil di Negeri Sakura, meski mereka tahu bagaimana ketatnya persaingan disini. Merek seperti Toyota, Mitsubishi, Honda, dan masih banyak lagi menguasai pasar roda empat dengan menjual berbagai macam produk unggulannya. Tapi ini bukan berarti mereka tidak bisa menjual satupun mobilnya.

Bulan Maret lalu, mereka bisa menjual 625 unit mobil di Jepang, dan hasil ini meningkat 91,1 persen dari tahun lalu di bulan yang sama. Sebab saat itu BYD hanya bisa menjual 327 unit mobil saja, dan ini sudah menjadi hasil yang bagus meski mereka baru menjual ratusan unit. Sementara target penjualannya untuk tahun ini mencapai 10 ribu unit, dan angka tersebut masih terlihat cukup kecil untuk merek ternama seperti ini.
Sejauh ini mereka baru menjual lima mobil di Jepang, yaitu Seal, Dolphin, Atto 3, dan dua varian Sealion 7 (PHEV dan listrik). Atto 3, Dolphin, dan Seal selalu menjadi model unggulannya ketika memulai debutnya di suatu negara, sementara Sealion 7 langsung membawa dua pilihan mesin sekaligus. Namun Racco sepertinya belum mencatatkan penjualan untuk sekarang, meski kei car ini punya peluang besar untuk menantang rivalnya.

Ditekan Pengurangan Subsidi
Namun BYD harus menghadapi tantangan lainnya selain berhadapan langsung dengan merek-merek lokal. Yaitu pengurangan subsidi yang membuat harga mobilnya melambung naik, dan ini tentu akan menganggu penjualannya. Tapi ini tidak membuatnya harus mengurangi target penjualan untuk tahun 2026, dan mereka yakin target tersebut bisa dicapai.

Dari kelima model yang dijual di Jepang, hanya Sealion 7 DM-i yang belum dijual di Indonesia. Merek asal China tersebut bahkan sempat mempertimbangkan untuk menghdirkan Racco disini mengingat mobil listrik murah punya banyak peminat disini.






