RiderTua.com – Apa kabar Bro-Sis? Ada info seru nih dari meja redaksi RiderTua, BYD Atto 1 mampu mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan dalam beberapa bulan terakhir. Tapi kalau dibandingkan dengan model LCGC lainnya, model seperti Toyota Agya tidak bisa menyamai penjualannya dengan BEV murah tersebut.
βΆDaftar Isi
BEV Atto 1 Mulai Mengungguli Sejumlah Model LCGC
Performa penjualan mobil mungil BYD ini memang sudah tidak bisa diragukan lagi, apalagi dengan banyaknya peminat mobil listrik dalam beberapa tahun terakhir. Tidak heran kalau penjualan Atto 1 bisa menjadi yang nomor satu meski baru dirilis, bahkan mampu menjadi model terlaris di pasarnya dengan lebih dari 20 ribu unit yang terjual dalam tiga bulan. Ini sudah menjadi rekor baru bagi pasarnya, tapi menjadi mimpi buruk bagi segmen mobil murah lainnya.

Segmen yang dimaksud tidak lain adalah LCGC, dimana performa penjualan di segmen ini tidak begitu bagus. Dari lima model yang tersisa, Toyota Agya menjadi salah satu diantaranya yang bertahan, tapi modelnya menjadi satu dari dua mobil LCGC yang dibanderol lebih dari Rp 200 jutaan. Memang Atto 1 dibanderol paling mahal Rp 235 jutaan, namun model ini lebih menyasar segmen hatchback ketimbang LCGC di Indonesia.
Hasil penjualan keduanya bagai langit dan bumi, dimana BYD mampu menjual hingga ribuan unit Atto 1. Sementara Agya terkadang bisa terjual ribuan unit, atau hanya ratusan unit saja, jadi bisa dikatakan performa penjualannya tidak menentu tiap bulannya, entah itu karena kondisi di pasarnya atau alasan lainnya. Terlebih Agya berupa mobil bensin, sementara Atto 1 dijual sebagai mobil listrik murni.

Masih Bisa Bertahan?
Meski dengan penjualannya yang tidak menentu, Agya dan model LCGC lainnya masih dipertahankan oleh masing-masing merek. Bahkan dengan ‘serangan’ dari mobil listrik murah seperti Atto 1 sekalipun tidak akan membuatnya goyah begitu saja, dan Toyota-Daihatsu serta Honda akan terus memberikan yang terbaik bagi konsumen di segmennya. Selain itu, Agya, termasuk kembarannya dari Daihatsu, masih tetap disegarkan kalau sudah waktunya.

SPEK & HARGA BYD ATTO 1 2026 (Dolphin Mini / Seagull)
BYD Atto 1 2026 (dikenal juga sebagai Dolphin Mini atau Seagull di pasar global) jadi salah satu mobil listrik paling βmenggangguβ di kelasnya. Dengan harga yang nyaris setara mobil LCGC bensin, mobil ini langsung jadi opsi menarik buat yang mau pindah ke EV tanpa bikin dompet nangis.
Daftar Harga BYD Atto 1 (OTR Jakarta – April 2026)
| Varian | Harga OTR Jakarta |
|---|---|
| Dynamic (Standard Range) | Rp199.000.000 |
| Premium (Long Range) | Rp235.000.000 |
Spesifikasi Teknis Utama
| Fitur | Dynamic | Premium |
|---|---|---|
| Kapasitas Baterai | 30,08 kWh | 38,88 β 43,2 kWh |
| Jarak Tempuh (NEDC) | ~ 300 km | ~ 380 β 405 km |
| Tenaga Maksimum | 75 hp (55 kW) | 75 β 154 hp (115 kW)* |
| Torsi Maksimum | 135 Nm | 135 β 220 Nm |
| 0-100 km/jam | ~ 14,9 detik | ~ 9,1 detik |
| Velg & Ban | 16 inci (Steel) | 16 inci (Alloy) |
Fitur Unggulan
| Layar Berputar | Head unit 10,1 inci bisa rotate (portrait / landscape) |
| V2L (Vehicle-to-Load) | Bisa jadi sumber listrik buat perangkat elektronik |
| Fast Charging | 10% β 80% sekitar 30 menit (DC Fast Charging) |
| Smart Connectivity | Wireless Apple CarPlay, Android Auto, OTA Update |
| Teknologi Baterai | Blade Battery khas BYD (lebih aman & tahan lama) |
*Catatan: Varian Premium di beberapa pasar/global update 2026 sudah menggunakan motor listrik dengan tenaga lebih besar.
Info Lainnya
| Tipe | City Car / Hatchback Listrik (BEV) |
| Segment | Entry-Level EV |
| Penggerak | FWD (Front Wheel Drive) |
| Keunggulan Utama | Harga sangat terjangkau, fitur modern, efisiensi tinggi |
Dengan kombinasi harga ‘nabrak pasar’, fitur kekinian, dan teknologi baterai yang sudah terbukti, BYD Atto 1 ini beneran jadi ancaman serius bukan cuma buat sesama mobil listrik, tapi juga mobil bensin murah. Buat harian dalam kota? Udah lebih dari cukup…bahkan bisa dibilang overkill di kelasnya…!!






