RiderTua.com – RiderTua readers, ada update penting dari berbagai sumber, penjualan mobil ramah lingkungan di Indonesia masih menunjukkan peningkatan yang cukup drastis. Termasuk model BEV, dimana mobil jenis ini makin laris terjual tiap tahunnya.
Makin Banyak Peminat BEV di Indonesia
Mobil listrik awalnya tidak banyak dilirik oleh konsumen Indonesia karena sejumlah alasan, dari perawatannya yang rumit sampai harganya terlalu mahal. Sejumlah produsen yang berusaha menjual mobil jenis ini disini kebanyakan tidak bisa bertahan lebih lama. Tapi ini menjadi evaluasi bagi produsen untuk menyempurnakan produknya, dan permintaan di pasarnya mulai meningkat.

Hyundai dan Wuling menjadi yang pertama menjual mobil listrik di Indonesia, dan ini membuat produsen lainnya tertarik untuk menjual model serupa. Dalam beberapa tahun, sudah ada beragam mobil yang ditawarkan dengan harga dan jenis yang bervariasi. Tentu ini memberikan hasil penjualan yang cukup bagus selama tiga tahun terakhir.
Tahun 2023 misalnya, dimana mobil BEV hanya menjual 17.051 unit, tapi setahun setelahnya naik drastis menjadi 43.188 unit, dan di tahun 2025 melonjak hingga 103.931 unit. Perbedaan yang sangat jauh ini menunjukkan kalau mobil ramah lingkungan tersebut makin banyak diterima di pasarnya selama tiga tahun. Terlebih hasil penjualan tahun lalu menjadi rekor baru, karena tidak biasanya penjualannya tiba-tiba langsung melonjak hingga lebih dari 100 ribu unit.

Banyak Pilihan
Kebanyakan produsen yang menjual mobil listrik di Indonesia merupakan produsen asal China. Terlebih BYD, dimana mereka mencatat kenaikan penjualan hingga 3 kali lipat dari tahun 2024 kalau melihat dari performa penjualannya tahun lalu, dan ini tidak lepas dari kontribusi penjualan Atto 1. Walau masih terbilang baru, penjualannya mampu melebihi angka 20 ribu unit dalam waktu tiga bulan saja.

Ini sudah menjadi rekor penjualan baru bagi pasarnya, sebab sebelumnya belum ada model BEV yang terjual kurang dari 20 ribu unit. BYD juga masih memimpin pasar mobil listrik di Indonesia selama dua tahun dari kompetitornya, baik itu Chery, GAC Aion, atau Wuling.








