RiderTua.com – Bro-Sis pembaca setia RiderTua, mobil listrik murah sejauh ini banyak dicari di pasarnya, terutama setelah BYD Atto 1 dirilis. Namun merek lainnya belum mau mengikuti jejak BYD dkk karena sejumlah alasan, seperti tidak mau ikut-ikutan perang harga.
▶Daftar Isi
Mobil Listrik Murah Punya Banyak Peminat
Toyota menjadi salah satu diantaranya yang menjual mobil listrik di Indonesia, meski mereka baru menawarkan dua model. bZ4X menjadi model pertamanya yang dijual disini, namun saat itu modelnya masih didatangkan langsung dari Jepang, itupun dibanderol lebih dari Rp 1 miliar. Tapi sejak tahun lalu, modelnya sudah dirakit lokal dan kini harganya mencapai Rp 800 jutaan.

Lalu ada Urban Cruiser EV yang diluncurkan tahun lalu, dan modelnya didatangkan langsung dalam bentuk CBU dari India. Toyota sendiri tidak punya rencana untuk merakitnya secara lokal, walau modelnya dibanderol Rp 750 jutaan, masih lumayan mahal untuk mobil seperti ini. Bahkan untuk model rakitan lokal seperti bZ4X harganya masih terlalu mahal.
Tentu ini membuat konsumen bertanya-tanya apakah mereka bisa membuat mobil listrik murah. Soal itu, merek asal Jepang tersebut mengaku tidak bisa melakukannya terburu-buru, karena semuanya perlu pertimbangan yang matang serta melakukan riset pasar lebih dalam lagi. Kalau menjualnya langsung tanpa keduanya, bisa-bisa modelnya kurang laku terjual karena minimnya peminat di pasar.

Tunggu Waktunya
Sementara itu, Honda sudah berencana untuk menghadirkan satu mobil listrik di Indonesia, dan model ini disebut yang akan dihadirkan sebagai mobil murahnya. Ada kemungkinan Super One bakal dijual sebagai Brio EV disini, mengingat Brio menjadi mobil terlarisnya sampai sekarang. Honda juga akan membawa dua model hybrid untuk tahun ini, tapi masih belum dipastikan seperti apa modelnya nanti.

Walau demikian, mereka tak terlalu pusing dengan rival senegaranya yang menyiapkan mobil listrik terbarunya di Indonesia. Mereka hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menghadirkannya, dan untuk sekarang mereka fokus memproduksi bZ4X yang menjadi model BEV rakitan lokal pertamanya.
Spesifikasi & Harga Toyota bZ4X 2026
| Item | Data | Keterangan |
|---|---|---|
| Harga OTR Indonesia | Mulai Rp799 juta | Turun ±30% dari harga awal Rp1,19 miliar |
| Varian | Mono Tone / Two Tone | Two Tone sedikit lebih mahal |
| Status Produksi | CKD – Rakitan Lokal | Membantu menekan harga |
| Motor Listrik | 165 kW (≈224 PS) | Torsi instan khas EV |
| Baterai | 73,11 kWh Lithium-ion | Teknologi Battery EV |
| Jarak Tempuh | 525 – 573 km | Siklus WLTP |
| Fast Charging | DC hingga 150 kW | 10–80% sekitar 30 menit |
| On-board Charger | AC 11 kW / 22 kW | Tergantung varian |
| Dimensi | 4690 × 1860 × 1650 mm | Ground clearance ±201–212 mm |
| Interior | Layar 14″, panoramic roof | Ambient lighting & material premium |
| Keselamatan | Toyota Safety Sense | BSM, Lane Change Assist, Front Cross Traffic Alert |
| Garansi Baterai | 8 tahun / 160.000 km | + Battery Health Check gratis |








