RiderTua.com – Halo Sobat RiderTua di mana pun berada, Veloz HEV sukses menjadi daya tarik baru di segmen low MPV di Indonesia sejak dirilis bulan November lalu. Bagaimana tidak, kehadirannya mampu menggenjot penjualannya hingga 80 persen, dan ini membuatnya lebih baik dari penjualan model bermesin bensinnya.
Veloz HEV Makin Banyak Diminati di Pasarnya
Sebelum meluncurkan Veloz HEV, Toyota selalu mengandalkan Kijang Innova Zenix HEV sebagai penyumbang utama penjualan mobil hibridanya di Indonesia. Modelnya ini memang selalu menjadi model HEV terlaris tiap tahunnya, tapi itu saja belum cukup, apalagi dengan banderol Innova Zenix HEV yang melebihi Rp 500 jutaan. Sehingga mereka menghadirkan mobil dengan harga lebih terjangkau tahun lalu..

Dengan dirilisnya Veloz HEV, mereka bisa mengumpulkan hingga 6,5 ribu unit pesanan dari konsumennya. Itu saja sudah membantu meningkatkan penjualannya hingga 80 persen ketimbang penjualan yang didapat dari versi konvensionalnya atau Veloz bermesin bensin selama ini. Memang ini sudah menjadi hasil yang bagus, tapi masih ada satu hal yang bermasalah dari hasil yang didapatnya ini.
Yaitu soal pengirimannya yang baru dilakukan di minggu terakhir bulan Februari lalu, padahal penjualannya sudah dimulai sejak hari pertama IIMS 2026. Itu sudah cukup terlambat, apalagi dengan jumlah pesanan lebih dari 5 ribu unit yang didapatnya, tapi mereka mengusahakan untuk memenuhi semua permintaan tersebut. Mereka menargetkan bulan April nanti mereka bisa memenuhi sebagian besar pesanan mobil barunya ini.

Banyak Peminat
Veloz HEV memang menjadi mobil yang banyak dicari oleh konsumen Indonesia sejak diluncurkan tahun lalu. Dengan harga terjangkau serta menawarkan sejumlah fitur modern yang lengkap, tentu tidak mengherankan kalau mobil LMPV seperti ini langsung menjadi incaran banyak orang. Ini bisa membantu penjualannya di pasar mobil hybrid lebih jauh lagi, mengingat mereka hanya mengandalkan Kijang Innova Zenix HEV sebagai tulang punggung penjualannya.

Sementara versi bensinnya sudah tidak dijual lagi, dan konsumen yang masih mencarinya akan dialihkan ke Avanza.








