RiderTua.com – Halo Bro-Sis pecinta otomotif, mobil SUV mewah B5 dipastikan akan segera dijual tahun ini di Indonesia. Terbukti dengan modelnya yang mulai terlihat di sejumlah dealer dan pemesanannya sudah dibuka bagi konsumen yang berminat.
B5 Sudah Ditampilkan, Kapan Dijual?
Denza sebenarnya sudah memikirkan model lainnya untuk mengisi pasar mobil mewah disini selain D9. Awalnya mereka menampilkan Z9 GT beberapa bulan lalu, tapi modelnya belum juga dijual, mungkin karena mereka agak kesulitan untuk mencari pasar tujuannya. Kemudian B5 yang dihadirkan, tapi berbeda dari Z9 GT, mobil yang satu ini sudah langsung disiapkan penjualannya.

Ini terbukti dengan pemesanannya yang sudah dibuka beberapa minggu sebelumnya oleh sejumlah tenaga penjual. Hanya membayar Rp 50 juta sebagai booking fee, konsumen berkesempatan untuk mendapatkan unitnya lebih dulu setelah modelnya dijual, tapi itu bisa saja tergantung dari banyaknya pesanan. Selain itu, B5 sudah mulai dipajang di dealer, menandakan kalau peluncurannya sudah semakin dekat.
Denza sendiri belum memberikan penjelasan lebih lanjut soal itu, apalagi soal kepastian kapan B5 diluncurkan disini. Tapi mereka memastikan kalau mereka tidak akan terburu-buru merilisnya, karena menghadirkan produk terbaru harus membutuhkan persiapan serta studi pasar untuk melihat seberapa besar potensinya. Terlebih B5 akan menjadi mobil PHEV pertamanya setelah sekian lama menjual mobil listrik.

Hanya Andalkan Satu Model
Selama ini Denza hanya mengandalkan D9 sebagai satu-satunya mobil yang dijual di Indonesia. Meskipun begitu, performa penjualannya sudah cukup memuaskan, dengan hasil penjualannya yang mampu mengungguli rivalnya, termasuk Toyota Alphard, sepanjang tahun lalu. Namun hanya mengandalkan satu model saja masih belum cukup, sementara pasar SUV terus berkembang pesat, termasuk mobil PHEV.

Mereka akan mencari waktu yang tepat untuk menghadirkan B5 disini, sementara pemesanannya sudah dibuka. Lawan B5 di pasarnya memang lumayan banyak, dan sebagian merupakan produk dari merek asal Jepang hingga Eropa. Padahal mobil PHEV masih sedikit jumlahnya disini, tidak seperti mobil listrik.








