RiderTua.com – Bro-Sis pembaca RiderTua, mari kita bahas pelan-pelan, Stellantis Group merilis laporan keuangannya dua hari lalu, dan ini termasuk hasil penjualan di pasar mobil secara global tahun lalu. Menariknya, ada tiga merek asal China yang menjadi sorotan karena menjadi salah satu yang terlaris..
Penjualan di Pasar Mobil Global Masih Dipimpin Toyota
Stellantis Group melihat tahun lalu penjualan mobil global dipimpin oleh merek mobil asal Jepang, yaitu Toyota. Di bawahnya ada merek seperti Volkswagen, Hyundai, dan General Motors (GM), sementara posisi kelima dipegang oleh Stellantis sendiri. Grup ini mampu menjual hingga 5,4 juta unit mobil sepanjang tahun lalu, tapi ini belum cukup untuk membuatnya unggul atas empat merek yang disebutkan sebelumnya.

Namun yang menarik yaitu adanya tiga merek mobil asal China yang masuk ke dalam 10 besar, yaitu BYD, SAIC, dan Geely. BYD sendiri mampu mencatatkan hasil penjualan hingga 4,602 juta unit di seluruh dunia, dan ini berkat jaringan penjualannya yang cukup luas di beberapa negara, termasuk Indonesia. Termasuk SAIC, meski penjualannya masih disumbang oleh China secara keseluruhan.
Sementara Geely juga sudah punya jaringan penjualan yang cukup luas di seluruh dunia. Kebetulan keduanya sudah hadir di Indonesia, sementara SAIC hanya dikenal melalui aliansi SGMW (SAIC-GM-Wuling), tapi setidaknya ini sudah cukup untuk membawa produknya ke pasar global. Terlebih pasar global punya banyak potensi untuk meningkatkan penjualannya.

Ada yang ‘Menghilang’
Namun laporan penjualan mobil dari Stellantis juga mencatat ada merek mobil yang ‘menghilang’ dari daftar 10 besar penjualan, yaitu Nissan. Padahal merek ini selalu langganan peringkat 10 besar, tapi kini mereka sudah tergeser oleh merek asal China. Belum lagi dengan Ford dan Honda yang juga mencetak hasil penjualan yang cukup bagus meski ada penurunan penjualan.

Kebangkitan merek mobil asal China di pasar global sepertinya sudah menjadi peringatan bagi produsen untuk segera mengejar ketertinggalannya. Terlebih sebagian besar berjualan mobil ramah lingkungan, entah itu hybrid, listrik, atau PHEV.








