RiderTua.com – Halo pembaca setia RiderTua, manajer tim Trackhouse Aprilia Davide Brivio menyoroti debut Ai Ogura di MotoGP tahun lalu. Menurutnya, cedera yang dialami rider asal Jepang itulah yang menjadi biang kerok menurunnya performa Ogura.
▶Daftar Isi
Davide Brivio: Ai Ogura Kerap Bersaing di Posisi 4-5 Besar, Metode dan Sistem Kerjanya akan Membuatnya Meningkat
Seperti diketahui, Ogura tampil brilian pada balapan pertama di GP Thailand, dimana dia finis di posisi ke-4 dalam sprint dan finis di posisi ke-5 dalam balapan utama yang merupakan debut rookie terbaik sejak Marc Marquez pada 2013. Dalam seri ke-2 di GP Argentina, dia finis di posisi ke-8 namun sayangnya harus didiskualifikasi karena masalah homologasi software. Dan sejak itu, performanya terus menurun dan harus mengaku kalah dari Fermin Aldeguer (Tim Gresini Ducati) dalam perebutan gelar rookie terbaik.

Davide Brivio
Cedera Ai Ogura di Silverstone
Patah kaki akibat crash di GP Inggris di Silverstone membuat musim pertama Ai Ogura semakin buruk, yang membuatnya harus absen di GP Aragon. Rider berusia 25 tahun itu sempat finis di posisi ke-6 di Catalunya yang menjanjikan, namun sepekan kemudian dia kembali dibekap cedera (tangan) usai crash di Misano. Ogura berhasil finis di posisi ke-7 di GP Portugal dan menutup musim di peringkat 16 dalam klasemen pembalap.

Ai Ogura : Tahun Depan Saya Harus Meningkatkan Diri di Segala Aspek
Itulah sebabnya, tes pasca-musim di Valencia sangat penting baginya. Karena ini merupakan…
Davide Brivio mengatakan, “Masalah terbesar bagi Ai adalah dua cedera, akibat crash di Silverstone dan Misano. Ini memperlambat proses pembelajarannya. Namun terlepas dari itu, saya sangat senang dengan musimnya. Dia menjalani musim rookie yang positif karena dia harus belajar, memahami, membuat kesalahan, dan mendapatkan pengalaman. Saya rasa dia telah melakukan semua itu.”
Hasil Kualifikasi yang Buruk…
Hasil balapan Ogura juga terhambat oleh posisi start-nya rata-rata hanya di posisi ke-16 di grid. “Dibandingkan dengan Moto2, MotoGP membutuhkan pendekatan yang berbeda. Di MotoGP, kita harus langsung siap tempur pada Jumat sore untuk dapat langsung lolos ke Kualifikasi 2. Jika tidak, balapan akhir pekan akan terganggu,” ujar Brivio.

Mantan manajer tim Suzuki itu menambahkan, “Ada lebih banyak hal yang harus dihadapi, ada banyak insinyur yang berada di sekitar, masukan yang perlu diberikan, permintaan yang perlu diajukan, dan sebagainya. Semuanya berbeda, kita harus melalui prosesnya dan setiap pembalap memiliki waktunya masing-masing untuk melalui proses ini.”

Davide Brivio Sebut MotoGP Harus Berubah: Bukan Cuma Balapan, Tapi Hiburan
Pada Juni 2025, Liberty Media secara resmi mengakuisisi saham mayoritas Dorna Sports.…
Metode dan Sistim Kerja Ogura
Brivio yang sebelumnya pernah mengantarkan legenda MotoGP Valentino Rossi (Yamaha) dan Joan Mir (Suzuki) meraih juara dunia MotoGP, menyoroti pendekatan Ogura yang sangat metodis. “Dengan Ai, saya suka caranya meningkat setahap demi setahap. Dia ingin belajar, memahami setiap langkah, lalu naik ke langkah berikutnya. Dia memiliki metode dan sistem kerja, yang saya yakin akan membawanya jauh lebih meningkat,” ungkapnya.
Brivio mengaku sudah melihat ada tanda-tanda kesuksesan dari dalam diri Ogura. “Jika kita melihat kecepatannya, di paruh kedua balapan dia cukup sering bersaing di grup 4-5 teratas. Tetapi jika kualifikasi kita buruk, maka sulit untuk bangkit. Ada beberapa balapan di mana dia harus mengelola ban, dan dia melakukannya dengan sangat baik. Jadi saya rasa, debutnya sangat produktif,” ujar manajer asal Italia itu.

Menjelang dimulainya musim 2026, Brivio berharap Ogura akan lebih berpengalaman dan lebih sadar akan apa yang perlu dia lakukan untuk sukses di MotoGP. “Saya rasa kondisinya sudah mendukung termasuk peningkatan Aprilia, untuk tampil lebih baik daripada tahun lalu,” pungkasnya.
Rekan setimnya Raul Fernandez memberikan kemenangan MotoGP pertama tim Trackhouse Racing di GP Australia di Phillip Island. Kemudian rider asal Spanyol itu meraih podium lagi di Valencia dan menyelesaikan musim 2025 di peringkat 10 dalam klasemen pembalap.

Hasil Race MotoGP Australia 2025 Phillip Island: Raul Fernandez Menang
Di posisi ke-4 ditempati oleh pebalap dari tim BK8 Gresini dengan Alex…






