RiderTua.com – Buat kalian pembaca setia RiderTua, simak yang satu ini, penjualan model BEV sepanjang tahun lalu sudah mencetak rekor baru dari tahun-tahun sebelumnya. Tidak sampai disitu, ternyata penjualan bulan lalu juga mencetak rekor baru dengan 21 ribu unit yang terjual.
Lebih Dari 100 Ribu Unit BEV Sudah Terjual
Mungkin tidak ada yang menyangka kalau mobil listrik bisa terjual lebih dari 100 ribu unit dalam setahun. Tapi ini yang terjadi, dimana hasil penjualan tahun lalu sudah mencapai 103.931 unit, dan ini menjadi rekor dalam lima tahun terakhir. Sebab kalau membandingkan penjualannya dengan tahun-tahun sebelumnya, perbedaannya sudah sangat jauh berbeda.

Dimulai dari tahun 2020, dimana hanya ada 125 unit yang terjual, kemudian tahun 2021 naik menjadi 687 unit. Mulai tahun 2022 hingga 2025, penjualannya sudah melebihi angka 10 ribu unit, dan secara bertahap hasil yang didapat mencapai 10.327 unit (2022), 17.051 unit (2023), 43.188 unit (2024), dan 103.931 unit (2025). Kenaikan yang begitu drastis ini membuktikan kalau pasarnya terus mengalami peningkatan dengan banyaknya mobil listrik terbaru yang dirilis.
Untuk penjualan tahun 2025, bulan Desember ternyata mencatatkan rekor penjualan per bulan dengan 21.821 unit BEV terjual. Selain itu, penjualan di bulan Oktober dan November juga mencatatkan penjualan lebih dari 10 ribu unit. Nampaknya ada tren peningkatan penjualan selama kuartal keempat, dengan bulan Desember yang mencetak rekor baru.

Atto 1 Terlaris!
Meski rincian penjualannya belum keluar, BYD Atto 1 dipastikan menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia dengan lebih dari 22 ribu unit yang terjual. Jelas performa penjualannya sudah tidak bisa diragukan lagi, walau penjualan yang didapatnya ini baru muncul sekitar tiga bulan setelah dirilis. Sementara M6 terjual sekitar 10 ribu unit, tapi ini sudah menjadi hasil yang memuaskan bagi BYD.

Secara keseluruhan, BYD masih memimpin pasar mobil listrik di Indonesia, bahkan mereka memegang pangsa sebesar lima persen. Tentu mencapai angka tersebut bukan perkara mudah, terlebih mereka harus bersaing dengan kompetitor asal Jepang yang sudah hadir selama bertahun-tahun disini. Belum lagi ada banyak merek yang menjual model BEV serta PHEV.






