RiderTua.com – Salam satu aspal buat pembaca setia RiderTua sekalian, tes rider Ducati Michele Pirro bersama juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez menjalani latihan yang cukup intens di Sirkuit Aspar Valencia pada Kamis 9 Januari dengan menunggangi Panigale V2. Dalam kondisi yang cukup dingin dengan suku sekitar 15 derajat Celcius (59 derajat Fahrenheit), mereka mengklaim bahwa latihan berjalan cukup sukses dalam semua aspek.
Menurut Pirro, jika dibandingkan dengan kondisi di Italia, aspal di Spanyol dalam kondisi yang lebih baik. “Memang dingin, tetapi lintasan dalam kondisi baik. Dibandingkan dengan Italia, itu sesuatu yang patut diperhatikan,” ujar rider berusia 39 tahun itu.
Michele Pirro: Marc Marquez Sangat Menikmati Latihan dengan Panigale V2

Pirro memuji semangat dan dedikasi Marc Marquez dalam menyelesaikan sesi latihan dengan Ducati V2 hari itu. “Marc melahap banyak lap sehingga semuanya berjalan dengan baik. Kami juga sempat melahap beberapa lap bersama-sama dan dia sangat menikmatinya,” ungkap rider asal Italia itu.
Penggunaan Panigale V2 dalam latihan di sirkuit Aspar bukan tanpa alasan. Menurut Pirro, di sirkuit yang bersifat teknis dengan area run-off yang terbatas, motor 1000cc justru terlalu berlebihan. “Kecepatannya terlalu tinggi, dan jika terjadi sesuatu tidak ada cukup ruang untuk keselamatan. Ducati V2 adalah kompromi terbaik antara performa dan keamanan. Dari sisi teknis, motor ini sangat mirip dengan versi standar. V2 memakai knalpot, helm, footstep, dan setang setengah, tetapi selebihnya ini motor basic. Marc juga mengatakan motor ini sangat bagus. Dengan sedikit penyesuaian pada suspensi, menunggangi motor ini sangat menyenangkan,” ungkap Pirro.

Keseimbangan antara performa dan keandalan tetap menjadi kunci bagi tim. “Target kami bukanlah untuk menambah tenaga. Yang kami butuhkan adalah keseimbangan bukan hanya performa tetapi juga keandalan dan kontrol. Kami tidak menginginkan motor cepat tapi tidak bisa dihandalkan,” tegas Pirro.
Selain Pirro dan Marc Marquez, beberapa pembalap juga hadir dalam latihan di sirkuit milik bos tim Aspar, Jorge Martinez. Termasuk Fermin Aldeguer (pembalap tim Gresini Ducati), Tony Arbolino dan Dani Holgado dari Moto2, pembalap Moto3 sekaligus murid Marc Marquez Maximo Quiles, dan Jorge Navarro.
Namun sayangnya, latihan hari pertama diwarnai insiden yang cukup mengerikan. Aldeguer mengalami crash serius di pagi hari ketika melibas aspal yang masih dingin. Rider berusia 20 tahun itu mengalami patah tulang paha dan langsung dibawa ke Barcelona untuk menjalani operasi pada hari Jumat. Tim Gresini sudah mengonfrimasi bahwa operasi berjalan lancar, namun berapa waktu yang dibutuhkan untuk pulih sepenuhnya masih belum bisa dipastikan.

Terkait insiden tersebut, Pirro mengungkapkan, “Penyebab crash belum sepenuhnya jelas, tetapi itu kecelakaan yang buruk. Saya harap dia bisa cepat pulih.”
Pekerjaan di lintasan akan dilanjutkan pada Jumat 10 Januari, dengan kehadiran Alex Marquez dan kelanjutkan tes dan penyempurnaan set-up motor Marc Marquez. Pirro juga mengungkapkan bahwa mereka juga sedang bersiap untuk merekam momen terbaik dengan menggunakan kamera aksi Insta360, sambil memastikan motor Marc siap untuk latihan yang lebih intensif. “Di sini kami terus bekerja, motor Marc hampir siap, dan besok akan benar-benar luar biasa,” pungkasnya.






