RiderTua.com – Hasil penjualan di pasar roda empat di Indonesia tahun lalu sudah tidak bisa ditingkatkan lebih jauh lagi. Jelas kondisi ekonomi menjadi penyebab utama dari penurunan penjualan, tapi masih ada faktor lainnya yang juga membuat konsumen menunda membeli mobil.
Hasil Penjualan Tahun Lalu Jadi yang Terendah Dalam 5 Tahun Terakhir
Penjualan mobil yang didapat sepanjang tahun lalu tidak begitu bagus dengan adanya penurunan secara signifikan. Bahkan hasilnya menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir, dan ini disebabkan oleh kondisi pasar roda empat serta ekonomi yang tidak menentu. Jelas ini membuat produsen kesulitan menjual mobilnya, bahkan setelah meluncurkan mobil terbarunya sekalipun.

Meski kondisi ekonomi menjadi penyebab dari penurunan penjualan ini, sebenarnya ada faktor lainnya yang juga membuat penjualan mobil menurun. Yaitu pada pembiayaan mobil, dimana konsumen selalu membayar mobil secara kredit, tapi karena sistemnya yang punya masalah atau alasan lainnya, membuat konsumen tidak bisa membeli mobil impiannya. Belum lagi dengan tambahan pajak yang berbeda di tiap daerah, sehingga membuat harganya lebih mahal.
Memang harga mobil belakangan ini semakin mahal tiap tahunnya, dan ini bisa terlihat jelas dari harga mobil LCGC. Dulu mobil LCGC bisa dibanderol kurang dari Rp 150 jutaan, tapi kini sudah ada yang tembus Rp 200 jutaan, dan beberapa nyaris mencapai angka tersebut. Walau ini tidak hanya disebabkan oleh kenaikan harga tiap tahunnya, tetapi juga insentif khususnya yang ditiadakan.

Perlu Insentif?
Agar penjualannya tidak semakin anjlok, diperlukan insentif untuk meningkatkan penjualan mobil di Indonesia. Meski belum jelas seperti apa insentifnya nanti, ini bisa digunakan untuk membuat harga mobil menjadi lebih terjangkau, sehingga penjualan bisa ditingkatkan. Ada juga insentif mobil listrik yang diusahakan untuk diberlakukan kembali, meski disebutkan insentifnya berdasarkan pada jenis baterai yang dipakai.

Untuk saat ini, produsen masih berusaha untuk meningkatkan penjualan di bulan ini. Sementara itu, pameran IIMS 2026 yang akan digelar bulan depan bisa menjadi momen untuk meningkatkan penjualannya.






