RiderTua.com – Bro Sekalian, Musim MotoGP 2025 bisa menjadi tahun kejayaan bagi Diogo Moreira, di mana sebagai kelanjutannya pada 2026 ia akan naik ke kelas ke MotoGP… Sebuah kisah luar biasa yang pantas dikenang dalam sejarah panjang MotoGP…
Musim 2025 jelas menjadi musim terbaik sepanjang karier Diogo Moreira… Bisa unjuk kekuatan di suatu kategori (Moto2 misalnya) bukanlah perkara mudah, apalagi sampai juara dunia, akan lebih sulit lagi, dan menjadi pembalap pertama dari salah satu negara (dalam hal ini Brasil) adalah momen yang benar-benar langka…
Diogo Moreira: Dari Murid Alex Barros hingga Juara Dunia, 2025 Jadi Tahun yang Tak Terlupakan
Anak didik sekaligus penerus Alex Barros ini berhasil mencapai sesuatu yang belum pernah dicapai sebelumnya oleh orang yang menemukannya dan membawanya dari motocross ke balap jalanan..

Barros sendiri, yang telah lama menjadi pembalap Brasil terbaik di Kejuaraan Dunia sebelum dia belum mencapai hal ini. Kebahagiaan ini juga dirasakan oleh tim Italtrans Racing, yang meraih gelar dunia kedua setelah sebelumnya bersama Enea Bastianini.. Namun Moreira memiliki makna historis tersendiri. Dan pada tahun 2026, Moreira menghadapi tantangan yang signifikan, naik kelas ke MotoGP bersama tim satelit Honda LCR..
Pembalap muda Brasil ini datang dari musim pertamanya di Moto2 yang masih penuh proses belajar, namun tetap bersama tim yang sama di bawah arahan Laura Bertulessi… Namun, beberapa tanda-tanda positif sudah terlihat pada tahun 2025.

“Di pertengahan musim, kami membuat langkah besar dan pada balapan terakhir tahun itu, kami meraih podium Moto2 pertama kami,” kenang Diogo Moreira.
Setelah Moto3, ini adalah langkah bersejarah lainnya bagi pembalap Brasil pertama yang mencapai podium di kelas menengah Moto2, termasuk kelas 250cc yang sekarang sudah tidak ada lagi. Konfirmasi bersama tim yang sama untuk satu musim lagi pun datang, dan perjalanan menuju 2025 pun dimulai..
Rekan setimnya tahun ini adalah pembalap rookie Adrian Huertas, juara dunia bertahan kelas Supersport, yang juga siap menghadapi tantangan berat. Sehingga Moreira menjadi “senior” tim, dan semua harapan tertumpu padanya…

“Ini tahun yang bersejarah, saya sangat menikmatinya!” kata Moreira dalam sebuah wawancara.. Ketika ditanya momen terbaiknya dia menjawab.. “Kemenangan di Portimao, dengan dua balapan tersisa di kejuaraan.”
Dan menurutnya balapan tersulit adalah di Sachsenring.. “GP Jerman, ketika saya mengalami kecelakaan di balapan. Tapi kami juga mengalami akhir pekan yang buruk di Brno. Tapi bukan itu saja. “Valencia sulit…Balapan terakhir tahun ini… Ketika saya sendirian, saya sedikit gugup,” kata Moreira..
Namun, inilah saat kejayaan bagi pembalap muda Brasil tersebut, dengan perayaan podium dan dukungan penuh dari tim serta keluarganya. Keluarganya lah yang rela mempertaruhkan segalanya untuk mimpi Diogo kecil, meninggalkan Brasil dan pindah ke Spanyol. Sebuah pilihan yang tepat, seperti halnya Italtrans, semua bagian dari kisah kecil namun luar biasa besar….

Kisah Diogo Moreira mengingatkan kita bahwa juara dunia bukan cuma soal bakat saja bro… tapi juga keberanian mengambil risiko.. Jangan lupa kesabaran untuk belajar, dan keluarga yang mau berjuang bersama. Tahun 2025 mungkin akan selalu dikenang sebagai puncak kejayaannya, tapi sesungguhnya ini baru awal cerita. Karena MotoGP sudah menunggu di depan mata, dan kalau kisah sejauh ini saja sudah segila ini, siapa tahu bab berikutnya akan jauh lebih gila lagi…!!!






