RiderTua.com – Penjualan mobil sepanjang tahun 2022 sudah cukup bagus jika dibandingkan dengan tahun lalu. Walau berada di tengah kondisi pasar yang tidak menentu akibat krisis chip semi-konduktor. Hasilnya, penjualan mobil di Indonesia bulan November 2022 tembus hingga 91 ribu unit. Sehingga hasil ini menjadi yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Mobil Hybrid Rakitan Lokal Bisa Mendapat Subsidi?
Penjualan Mobil di Indonesia Tembus 91 Ribu Unit
Bulan November lalu, penjualan mobil di Asia Tenggara masih cukup stabil seperti yang diperkirakan. Seperti di Indonesia, dimana sudah ada 91.086 unit mobil yang terjual, naik 4,2 persen dari periode sebelumnya. Walau sebenarnya kalau dibandingkan dengan bulan Oktober 2022, terjadi perlambatan hingga 2,2 persen.
Sementara negara tetangga lainnya seperti Thailand hanya menjual 68.284 unit mobil. Memang selisihnya cukup jauh dari Indonesia, tapi dengan Malaysia yang menjual hingga 64.404 unit, selisihnya hanya sekitar 4 ribu unit. Vietnam dengan hasil mencapai 36.371 unit saja sudah tidak dapat mengejar Indonesia dan Thailand.

Produksi Masih Belum Maksimal
Selanjutnya yaitu Filipina yang menjual hingga 35.037 unit, disusul oleh Singapura dan Myanmar, masing-masing mencatatkan hasil hingga 3.441 unit dan 193 unit. Penjualan kedua negara yang disebutkan terakhir memang jauh lebih kecil dari yang diduga. Walau jelas karena Singapura memiliki aturan kepemilikan kendaraan pribadi yang sangat ketat, sementara Myanmar karena kondisi pasarnya disana.
Walau Indonesia unggul dalam penjualan, soal produksi masih kalah dari Thailand. Jika bulan November lalu Thailand dapat merakit hingga 190 ribu unit, Indonesia hanya sebesar 129 ribu unit saja. Memang karena sebagian besar produsen melakukan produksi mobilnya di Negeri Gajah Putih.
Sejauh ini baik penjualan maupun produksi mobil masih berjalan dengan lancar. Walau dampak krisis chip semi-konduktor masih akan terasa hingga tahun ini.






