RiderTua.com – Selamat bergabung kembali di obrolan hangat khas RiderTua. Pedro Acosta hanya menempati posisi ke-15 pada tes Sepang hari pertama. Namun rider Red Bull KTM itu meningkat pesat di hari kedua. Dia menempati posisi ke-4 sekaligus menjadinya pembalap KTM teratas, hanya tertinggal 0,242 detik dari Joan Mir (Honda) yang mencetak catatan waktu tercepat.
“Saya sangat fokus pada paket aerodinamika hari ini,” jelas pembalap berusia 21 tahun itu usai tes.
Pedro Acosta: Motor Jadi Lebih Cepat dan Mudah Mencetak Waktu Tercepat
KTM juga menguji berbagai konfigurasi fairing dan windscreen, termasuk versi yang jauh lebih sempit di bagian atas, mirip dengan yang diuji di Barcelona pada 2024. “Pabrikan lain seperti Aprilia, telah terlebih dulu menggunakan windscreen yang sangat kecil. Kami harus mencoba semuanya,” jelas Pedro Acosta.

Pedro Acosta: Saya Tidak Ingin Melebih-lebihkan Hasil Tes Shakedown Pedrosa dan Pol
"Saya sudah terbiasa. Ini seperti balapan pertama saya di MotoGP, tidak ada…

Bagaimana kesan pertama Acosta terhadap RC16 2026? “Motor ini jauh lebih cepat. Kita tidak perlu lagi berada dalam kondisi 100 persen untuk mencetak catatan waktu yang bagus. Semuanya menjadi lebih mudah,” jawabnya.
Dibandingkan tahun lalu, Acosta belum pernah terjatuh dengan RC16 2026. Tahun lalu, dia bahkan 5 kali crash. “Kepercayaan diri saya meningkat dan salah satu alasannya karena peningkatan performa pengereman dan stabilitas saat menikung. Saat ban aus, motor tetap konsisten. Selain itu paket aerodinamis yang baru telah membuat kemajuan yang signifikan di area ini,” imbuh rider berusia 21 tahun itu.

Ketika Acosta ditanya, seberapa kompetitif RC16 untuk balapan pembuka musim di GP Thailand mendatang? Dia menolak memberikan jawaban. Rider asal Murcia Spanyol itu teringat kenangan musim 2025 lalu, dimana dia sangat kuat saat balapan pertama di Buriram tapi tampil mengecewakan di seri-seri selanjutnya.
“Kita harus realistis. Di Sepang, fokusnya bukan mengejar catatan waktu melainkan menyusun paket dasar terbaik. Target saya adalah pergi ke Thailand dengan kombinasi terbaik dari semua suku cadang yang tersedia, kemudian menjadi cepat dan konsisten,” tegas juara dunia Moto3 2021 dan juara dunia Moto2 2023 itu.

Keputusan akhir mengenai sasis masih tertunda dan evaluasi internal masih berlangsung. Menariknya, Acosta justru berharap adanya arah pengembangan yang lebih seragam di dalam tim KTM. “Pabrikan lain memakai spesifikasi yang sama, sehingga memudahkan kemajuan,” pungkas rider asal Murcia Spanyol itu, merujuk pada tahun lalu dimana para pembalap KTM seringkali mengambil jalur pengembangan yang berbeda-beda.
BTW, Maverick Vinales menjadi pembalap KTM terbaik kedua dalam tes Sepang hari kedua. Rider Tech3 itu menempati posisi ke-5, Enea Bastianini ke-10, dan Brad Binder ke-13.

Pedro Acosta: Sasisnya Sudah Oke! Besok akan Fokus Pada Aerodinamika
"Hari yang panjang. Saya puas. Menjelang akhir, saya tidak bisa mengejar catatan…






