Categories: MotoGP

Balapan Eropa Dikurangi, Motor MotoGP Diperlambat

RiderTua.com – Ducati telah mampu memanfaatkan regulasi teknis MotoGP secara maksimal, beralih ke area abu-abu dalam bidang aerodinamis untuk membawa Desmosedici GP ke level yang sangat tinggi. Bahkan di musim 2024 tim Merah tetap menjadi favorit utama, meski pabrikan rival Yamaha telah mencuri beberapa pemikiran teknis (membajak insinyur Ducati) dari pabrikan Ducati untuk mencoba memperkecil kesenjangan. Namun revolusi nyata diharapkan terjadi pada tahun 2027 dengan regulasi teknis yang baru.

Balapan Eropa Dikurangi, Motor MotoGP Diperlambat

Dalam pertemuan yang diselenggarakan oleh MSMA kita sudah membicarakan seperti apa MotoGP dalam waktu dekat. Aprilia dan merek lainnya tanpa henti mendorong, dengan dukungan Dorna, pada pengurangan aerodinamis dan power untuk prototipe yang akan dibawa ke trek mulai tahun 2027. “Sepeda motor akan jauh lebih lambat”, jelas Massimo Rivola. Diskusi masih berlangsung, namun arah yang diambil sudah jelas, karena motornya harus didesain ulang. Pentingnya perangkat holeshot juga akan berkurang, namun kemungkinan pelarangan juga sedang dibahas. Tujuannya adalah untuk lebih meningkatkan peran pembalap dibandingkan potensi yang dimiliki motornya.

MotoGP 2023 Rider

Aerodinamika tidak akan hilang, melainkan akan membuat prototipe MotoGP lebih stabil dan aman. Perusahaan Aprilia mendukung ‘perlucutan senjata’ ini, meskipun telah banyak berinvestasi di sektor ini dalam beberapa tahun terakhir. “Kalau bermanfaat bagi hiburan dan olahraga motor, ya. Kami hanya bisa bertahan dalam bisnis ini jika ada minat. Jika balapan kurang seru karena aerodinamis dan perangkat, maka kita perlu mengurangi semuanya. Tapi menurut saya balapannya akan cukup menarik tahun ini.”

Pengurangan kubikasi dari 1000cc ke 850cc juga sedang dipertimbangkan. Selanjutnya bahan bakarnya harus diformulasikan dari 100% komponen non-fosil. Dalam hal ini, pabrikan MotoGP sudah bekerja menguji dengan mitra perusahaan minyak mereka. Mulai musim ini persentase bensin yang diperoleh dari nabati akan mencapai 40%.

Masih harus dilihat apakah kalender akan tetap terdiri dari 21 atau 22 GP. Pembatalan GP Argentina mengurangi kalender 2024 menjadi 21 akhir pekan dengan total 42 balapan. Angka yang berlebihan menurut Massimo Rivola. “Akhir tahun lalu saya pribadi sangat terpukul karena pada hari Jumat kami sudah dalam mode kualifikasi. Setiap akhir pekan kami lelah pada hari Minggu. Musim ini sangat sulit. 42 balapan tentu saja banyak. Jika jumlah balapan kami lebih sedikit, itu akan bagus… Saya orang Italia, tapi mungkin kami harus mengurangi balapan di Italia dan lebih sedikit balapan di Spanyol. Mungkin kita harus melakukan lebih sedikit balapan di Eropa. Dengan kata lain, mungkin kita harus pergi ke tempat dimana uang itu berada. .”…

Tags: motogp
ridertua

Leave a Comment

Recent Posts

Tes Mugello : Alex Rins Membukukan Waktu Terbaik, Luca Marini Ke Berapa?

RiderTua.com - Tim MotoGP Honda dan Yamaha menjalani tes pribadi di Mugello selama 2 hari (14-15 Mei). Berkat aturan konsesi yang…

17 Mei 2024

Pedro Acosta : Tak Ada Pembalap KTM yang Berani Mengeluhkan Getaran Pada Motor?

RiderTua.com - Seperti pada seri sebelumnya, penampilan Pedro Acosta di Le Mans juga membuat kagum. Rookie tim GASGAS Tech3 itu…

17 Mei 2024

Subaru Catat Kenaikan Penjualan Mobilnya di Q1 2024

RiderTua.com - Meskipun Subaru kembali hadir di Indonesia, mereka telah menghadirkan sejumlah mobil disini. Dari SUV sampai mobil sport, semuanya…

17 Mei 2024

Mobil LCGC Daihatsu Tetap Memimpin Penjualan Bulan Lalu

RiderTua.com - Daihatsu dan beberapa merek mobil lainnya di Indonesia mengalami penurunan penjualan yang cukup signifikan pada April lalu. Beberapa…

17 Mei 2024

Mitsubishi Yakin Target Penjualan Mobil Tahun Ini Bisa Tercapai

RiderTua.com - Mitsubishi mengalami penurunan penjualan mobil yang cukup drastis di Indonesia pada bulan lalu. Tidak hanya mereka saja, banyak…

17 Mei 2024

Kawasaki Meguro K3 : Model Klasiknya Masih Dipertahankan, Harga Rp 140 Jutaan

RiderTua.com - Sejak tahun 1960-an, Kawasaki dan Meguro sudah lama menjalin kerja sama yang sampai sekarang pun juga masih merilis…

17 Mei 2024