Alex Rins : Meski Menang di Texas, Honda Tidak Mendukung Saya Sepenuhnya

Joan Mir - Marc Marquez - Alex Rins - Takaaki Nakagami

RiderTua.com – Alex Rins naik ke kelas MotoGP pada 2017 dan menyelesaikan 6 musim di tim pabrikan Suzuki hingga pabrikan asal Hamamatsu itu memutuskan mundur pada akhir tahun 2022 lalu. Pembalap berusia 26 tahun itu merayakan kemenangan perpisahannya dalam tiga balapan terakhir dengan GSX-RR (total meraih 5 kemenangan untuk Suzuki) sebelum memulai babak baru dengan LCR Honda di RC213V untuk musim 2023. Untuk pertama kalinya dalam karir MotoGP-nya, Rins membalap di tim satelit.

Ketika Rins ditanya, apa perbedaan terbesar antara tim satelit dan tim pabrikan? “Pastinya lebih sedikit orang yang menunggu saya untuk mendengar tanggapan saya. Itulah perbedaan terbesar. Sebelumnya, setiap kali hal atau part baru datang, saya juga mengujinya. Sekarang kami lebih banyak membalap dan tampaknya beberapa part ini masuk ke tim Repsol, yang lain ke saya atau Taka. Mungkin karena mereka tidak memiliki banyak suku cadang baru,” jawab rider asal Spanyol itu.

Alex Rins : Meski Menang di Texas, Honda Tidak Mendukung Saya Sepenuhnya

Apakah Alex Rins harus ‘ngeyel’ untuk mendapatkan sasis yang dia inginkan saat Marc absen di Argentina? “Ya, kami memberi sedikit tekanan,” ungkap Papa Lucas itu.

Kemudian dia menggunakannya, tetapi tidak menganggapnya baik. “Saya tidak menyukainya sama sekali. Kami menggunakannya di Argentina dan juga di Texas pada hari Jumat, tapi saya lebih suka milik saya,” ujar rekan setim Takaaki Nakagami itu.

Alex Rins
Alex Rins

Berbicara tentang atmosfer dalam tim, apa bedanya tim pabrikan dengan tim seperti milik Lucio Cecchinello? “Sangat mirip. Saya merasa cukup nyaman dengan tim sekarang. Mereka menerima saya dengan sangat hangat. Mereka cukup senang bekerja dengan saya dan saya selalu bersama mereka. Jadi saya pikir kami melakukan pekerjaan dengan baik,” imbuh Rins.

Apakah Rins merasa Honda kurang mendukungnya? “Ya, pada awalnya saya merasa mereka tidak terlalu takut, tetapi tidak memberi kami banyak tes. Sekarang dukungannya bagus, itu sudah cukup. Seperti yang saya katakan, mereka tidak memiliki sasis yang cukup. Saat ini Honda menggunakan tiga varian dan jumlahnya tidak cukup bagi saya,” jawab Rins.

Fakta bahwa Rins berhasil menang di Texas, apakah itu tidak mengubah hubungannya dengan Honda atau dukungan yang dia dapatkan? “Tidak, itu tidak berubah,” jawabnya.

Rins mengatakan Manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig membantunya dengan memberi saran sehingga ada koneksi. “Ya, Alberto mendorong mereka untuk memberi saya suku cadang dan hal-hal baru, tetapi pada akhirnya Honda memiliki keputusan akhir,” ujar suami Alexandra Perez itu.

Fakta bahwa Manajer Teknis Ken Kawauchi datang ke Honda dari Suzuki juga tidak mengubah apa pun? “Ini tidak mengubah apa pun. Dia dapat berbagi beberapa pengalaman, beberapa saran dan informasi, tetapi tidak banyak,” ungkapnya.

Jadi tidak membantu bahwa dulu Rins pernah bekerja dengannya? “Tidak. Maksudku, aku tidak mengatakan bahwa dia membantuku atau tidak membantuku. Hanya saja dia juga baru di Honda. Dia membawa pengalaman, tapi itu tidak seperti dia akan memberi saya hal-hal untuk diuji hanya karena saya satu tim dengannya tahun lalu,” kata Rins.

Bagaimana Rins melihat masa depannya? “Tahun ini jelas merupakan babak baru dalam hidup saya berada di tim satelit, dengan dukungan yang berbeda, tetapi saya tidak tahu. Saya sangat fokus pada saat ini. Sejujurnya, saat ini saya tidak terlalu memikirkan masa depan,” lanjutnya.

Apakah Rins tidak terobsesi untuk membalap dalam tim pabrikan seperti pembalap lain? “Tidak. Tentu saja saya ingin berada di tim pabrikan, tetapi saya tidak benar-benar memikirkannya saat ini,” imbuhnya.

Apakah mungkin menjadi juara dunia dalam tim satelit? “Ya, kenapa tidak?” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *