Marc Marquez: Saya Semakin Membaik

RiderTua.com – “Kami membuat kemajuan,” kata Marc Marquez senang usai mencatatkan waktu terbaik setelah crash di tikungan 3 di sesi FP1, lalu menempati posisi ke-4 di klasemen umum hari Jumat dan tertinggal 0,242 detik dari catatan waktu terbaik Johann Zarco (Pramac Ducati) di Sirkuit Internasional Chang di Buriram (Thailand), di mana pembalap Repsol Honda itu menang pada 2018 dan 2019 sebelum balapan dibatalkan dalam 2 tahun.

Pemenang MotoGP 59 kali itu mengatakan, “Saya sangat senang dengan hari ini karena tujuan utama kami kembali adalah untuk merasakan kemajuan dari balapan ke balapan. Dan saya merasakan itu di Motegi dan hari ini. Yang penting naik. Tetapi tidak ada keraguan bahwa saya perlu menemukan lebih banyak konsistensi selama akhir pekan.”

“Karena sekarang lengan kanan terasa agak lemah setelah dua sesi. Saya agresif di FP1 hari ini, saya gas pol sampai lap terakhir FP2. Saya benar-benar mendorong diri sendiri, saya melatih ritme dan set-up saya. Dengan cara ini saya memahami motor dengan lebih baik dan dapat melihat set-up dengan lebih baik. Sekarang saya melihat lebih jelas apa yang saya butuhkan di motor,” imbuh rider berusia 29 tahun itu.

Kakak Alex Marquez itu menambahkan, “Sepertinya situasi kami semakin baik dari akhir pekan ke akhir pekan. Tentu, di beberapa bagian saya tidak melaju seperti yang saya inginkan. Tapi kami berkembang dan itu yang terpenting.”

Marquez melanjutkan, “Pada sesi kedua hari ini, terjadi untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama saya unggul sendirian, dan lawan seperti Oliveira dan Morbidelli sedang mencari slipstream. Jadi kami kembali membangun skenario yang menjanjikan. Tapi kami belum berada di posisi yang kami inginkan. Jika saya mengalami krisis lagi, saya akan mengikuti pesaing. Di FP2 saya riding sendirian di run pertama dan kedua, saya push. Motor yang saya pakai sama seperti yang kami pakai sejak Qatar dan sejak balapan pertama, tetapi kami menjadi lebih konsisten. Dan saya telah membaik.”

Marc sebenarnya ingin membalap dengan swingarm Kalex di trek kering Buriram, di lintasan basah dia akan beralih ke swingarm karbon Honda, begitu ungkapnya pada hari Kamis. Tetapi ternyata yang terjadi malah berbeda. “Kadang kami mencoba hal baru, misalnya saya balapan dengan swingarm karbon di FP1, sore hari dengan swingarm aluminium. Feelingnya mirip, tetapi Honda menginginkan perbandingan,” jelas Baby Alien.

“Pemulihan saya mengalami kemajuan. Saya merasa lebih baik ketimbang di Motegi. Trek ini berat, tetapi karena cuaca dan kelembaban, bukan karena kekuatan yang harus kita keluarkan saat membalap. Itu membantu saya. Masalahnya adalah pada long run di lap enam, saya awalnya memiliki posisi yang lebih baik di zona pengereman, tetapi setelah tiga atau empat lap saya menyadari bahwa saya terlalu jauh ke depan dengan motor. Tapi saya semakin dekat dengan gaya balap yang baik dengan cara yang alami.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: