Enea Bastianini: Lebih Mudah dengan Ducati GP21

RiderTua.com – Enea Bastianini berujar bahwa dia merasa lebih mudah dengan motor Ducati 2021 (GP21) yang sekarang.. Pemimpin Klasemen sementara MotoGP 2022, Enea Bastianini melihat kembali awal musim ini dan menantikan balapan berikutnya di Argentina dan COTA-Austin. Pembalap Gresini itu terlihat sangat optimis dengan senjata ‘baru tapi lama’-nya. Setelah kemenangannya di Qatar, Enea Bastianini cukup untuk finis kesebelas dalam balapan basah di Mandalika untuk tetap menjadi pemimpin kejuaraan dunia saat melakukan perjalanan ke Amerika: GP Argentina akan berlangsung di Termas de Rio Hondo pada akhir pekan pertama di bulan April, dan hanya seminggu kemudian langsung diboyong ke Red Bull GP Amerika di Texas. Salah satu yang membantunya adalah motor yang memang sudah mapan dan tanpa diubah-ubah banyak.

Meskipun ini baru dua seri, jika melihat Bastianini dengan motor ‘tua’ namun lebih gacor, kita jadi ingat Morbidelli yang justru menjadi runner-up dengan Yamaha M1 yang lebih ‘tua’ juga, mengalahkan tim pabrikan yang mengendarai M1 terbaru.. Kini Ducati GP22 bermasah di: start device, elektronik dan clutch, yang harus dibenahi sambut GP Argentina mendatang..

Enea Bastianini: Lebih Mudah dengan Ducati GP21

“Saya merasa kuat, tapi saya pikir saya masih memiliki jalan panjang untuk benar-benar menjadi kompetitif di mana-mana. Saya pikir saya masih memiliki celah untuk ditutup,” kata Bestia setelah memulai awal musim dengan kuat.

Setidaknya kelemahan dalam sesi kualifikasi, yang secara teratur memaksanya untuk mengejar tahun lalu, tampaknya telah terselesaikan.. “Kami benar-benar telah membuat langkah maju dalam hal ini, tetapi kami baru menyelesaikan dua balapan.. Mari kita lihat bagaimana di pertengahan musim, tetapi sejauh ini saya dan Martin adalah satu-satunya yang selalu berada di lima besar di grid. Kami tahu dari Jorge bahwa dia selalu sangat cepat di kualifikasi, lainnya selalu kesulitan. Berada di garis depan sesuatu yang belum pernah saya lakukan dengan baik berarti kami memiliki kepercayaan diri yang baik.”

Namun, pembalap Gresini Ducati itu sedikit kesulitan dengan hasil akhir Mandalika.. “Ini adalah balapan yang agak campuran di Indonesia. Kondisinya bukan yang terbaik, tapi kami mampu meningkat di lintasan basah, yang tidak signifikan. Secara keseluruhan, saya cukup puas.”

Sehubungan dengan tantangan di sirkuit berikutnya, Bestia mengatakan, “Saya sangat menyukai trek di Argentina dan itu telah hilang dari kalender untuk sementara waktu sekarang karena krisis  kesehatan. Akan menyenangkan untuk kembali ke sana.”

Namun, Bastianini belum pernah mengendarai motor MotoGP di sana. Setidaknya di Austin COTA yang ada di kalender seminggu kemudian, Bastianini sudah melakoni balapan di kelas premier. Tahun lalu dia berada di urutan keenam sebagai rookie di atas GP19. “Treknya sangat spesial, tidak akan mudah untuk cepat di sana. Tapi saya pikir akan sedikit lebih mudah bagi saya dengan Ducati 2021 dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: