Wah, Gaji 6 Pembalap Ducati Hanya Setengahnya Bayaran Marc Marquez!

RiderTua.com – Gaji 6 pembalap Ducati hanya setengahnya bayaran Marquez. Gangguan penglihatan Marc Marquez muncul setelah crash saat melakukan latihan motorcross, yang sebagian besar dia melewatkan musim karena berisiko, setidaknya sebagai penantang gelar. Tapi kemudian Honda tidak melarang Marc Marquez balapan, meskipun kerja kerasnya dihargai dengan perkiraan gaji tahunan sebesar 15-20 jura euro (Rp 237-316 miliar). Jika gaji dari 6 pembalap Ducati digabung bersama mungkin paling banyak hanya setengah dari jumlah ini!.. Namun dari durasi kontrak terakhir (2021-2024) justru Marc belum menyumbangkan gelar bagi Honda, mungkin ini yang mendorong Marc mempertaruhkan segalanya untuk balapan, karena merekrut Marc mungkin ibarat membeli semua pembalap Ducati, bahkan masih ada uang kembaliannya 😁.. weladalah..

Gaji 6 Pembalap Ducati Hanya Setengahnya Bayaran Marc Marquez!

Gaji-dan-Hoki-Marc-Marquez

Selama era Marc Marquez yang sukses, Honda mengesampingkan banyak talenta untuk balapan seperti Jack Miller dan Fabio Quartararo, hingga Joan Mir, Jorge Martin dan Franco Morbidelli. Enea Bastianini juga mengendarai Honda selama 4 tahun di Kejuaraan Dunia Moto3.

Namun alih-alih pembalap muda yang berprestasi, HRC malah merekrut Jorge Lorenzo yang cukup pengalaman dan demi ‘Marc’ Honda merekrut adiknya Alex Marquez, lalu Pol Espargaro.

Lagi pula, Honda belum mampu membangun motor balap yang user-friendly selama 3 tahun. Selama bertahun-tahun, Marc Marquez menutupi setiap kelemahan motor dengan dedikasi dan keterampilannya. Pada 2019 dia membukukan 420 poin Kejuaraan Dunia. Cal Crutchlow mendulang 287 poin sebagai pembalap pabrikan terbaik kedua Honda!

Marc Marquez, kejeniusan dan kegilaan

Bagi Marc Marquez, kejeniusan dan kegilaan telah berdampingan selama lebih dari 12 tahun. Dengan konstelasi ini dia sering membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin dalam kejuaraan dunia balap motor.

Semuanya dimulai pada 2011 di kelas Moto2, ketika dia terdegradasi ke posisi terakhir di grid di Phillip Island tapi melesat naik ke posisi ke-3 dalam balapan. Di Valencia 2012 dia juga harus menempati posisi terakhir di grid Moto2 karena penalti, tetap beerhasil memenangkan balapan di trek basah!

Meski begitu, penyelenggara balapan harus memperingatkannya dan menempatkannya di posisi terakhir di grid karena berdesak-desakan atau crash dalam latihan.

Aksi heroik pembalap asal Spanyol itu tidak bisa dihitung. Tapi talenta luar biasa itu mengalami dislokasi bahu dalam crash di sesi pemanasan GP Silverstone pada 2015 dan hanya menyerah saat balapan melawan Jorge Lorenzo di finis. Pada 2013, dia crash di FP1 di Mugello setelah puncak start-finish di 338km/jam, sedikit menggores dinding beton dan kemudian duduk kembali tanpa terganggu dengan pekerjaan Honda di FP2, dengan beberapa goresan di dagunya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives