Marc Marquez: Masalah dengan Ban Depan di Qatar

RiderTua.com – Banyak pertanyaan yang muncul: Kenapa Marc melorot posisinya, kenapa Marc sulit podium, tidak ganas seperti dulu lagi?.. Marc Marquez yang merasa fit (tak ada masalah dengan cederanya) mengatakan, “Ban belakang dapat dikelola dengan baik oleh semua pembalap. Tapi saya tidak yakin (kurang pede) dengan ban depan”. Meskipun begitu 11 poin untuk posisi ke-5 pada balapan pembukaan MotoGP di Qatar adalah hadiah yang bagus untuk Marc Marquez, untuk kerja kerasnya dalam persiapan setelah mengalami cedera berkelanjutan. Pembalap berusia 29 tahun itu berada dalam jangkauan podium untuk waktu yang lama, tetapi kemudian harus membiarkan Aleix Espargaro (Aprilia) menyalipnya di akhir balapan. Rider Repsol Honda itu cukup puas meskipun ada masalah dengan ban depan. Kemana Marquez yang ngotot dan selalu ambil risiko dulu? apakah benar sekarang dia sudah berubah tidak agresif lagi?

Marc Marquez: Masalah dengan Ban Depan di Qatar

Marc Marquez menegaskan, “Saya merasa baik selama balapan, saya tidak punya masalah. Jarak balapan adalah tantangan paling penting sebelumnya. Saya tidak kesakitan, itu penting. Tentu saja saya merasa lelah seperti pembalap lain. Hari ini hanya 4 pembalap yang lebih cepat dari saya. Saya khawatir balapan mungkin agak lambat. Tapi kemudian kecepatannya luar biasa, saya juga tidak punya kecepatan.”

Kemudian Marquez juga mengungkapkan, “Ban belakang dapat dikelola untuk semua pembalap. Tapi saya tidak percaya diri dengan ban depan. Itu sebabnya saya juga mencoba ban medium di sesi pemanasan. Tapi kemudian saya mengalami crash kecil. Mungkin ban medium akan menambahkan sesuatu yang ekstra. Tapi kemudian saya memutuskan menggunakan ban soft yang sudah saya tahu lebih baik.”

“Saya benar-benar memberikan tekanan dan memberikan 100 persen. Tapi kemudian saya mendapat peringatan (mendekati limit dan potensi crash), ‘santai saja dan bawa pulang posisi ke-5’. Kami mengalami hal yang berbeda dengan motor baru ini. Saya meningkat di Mandalika. Kami fokus pada balapan di sini.”

Marquez melanjutkan, “Di Mandalika kami akan terus fokus pada pengerjaan motor. Potensinya ada, tapi cara kita mengendarai motornya berbeda. Qatar juga merupakan trek yang sangat istimewa. Kemudian kami akan lebih memahami di Mandalika dan Austin. Di Qatar, saya selalu punya masalah dengan ban depan karena gaya balap saya. Tapi itu adalah balapan yang solid.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives