Yamaha Motor ‘Ramah’, Darryn Harus Buktikan!

RiderTua.com – Dengan menunggangi motor yang terkenal ramah di grid, Darryn Binder yang masih muda (24 tahun), harus bisa membuktikan bahwa keputusan RNF memilihnya benar… Darryn Binder memanfaatkan waktu 2,5 bulan antara tes Jerez dan tes shakedown di Sepang untuk melakukan latihan kebugaran secara intensif. “Saya memulai program latihan baru di rumah saya di Afrika Selatan dengan pelatih baru. Saya ingin mendapatkan kekuatan untuk motor yang lebih kuat. Jadi saya lebih banyak latihan di gym dari yang biasa saya lakukan sebelumnya. Saya hanya mencoba berlatih dengan cara untuk mendapatkan performa terbaik dari diri saya dan memulai musim dengan sekuat mungkin,” ujar rookie berusia 23 tahun itu.

Darryn Binder: Perlu Membuktikan Bahwa Keputusan RNF Benar

Rookie MotoGP dari tim WithU Yamaha RNF itu juga berlatih dengan motor superbike. “Saya berlatih dengan R1 untuk membiasakan diri dengan motor yang lebih berat. Tentu saja, R1 jauh dari motor MotoGP, tapi itu yang paling dekat dengannya. Saya memiliki musim yang baik dan merasa sangat nyaman dengan motor yang lebih besar. Jadi sekarang saya tak sabar untuk kembali ke motor GP saya. Masih ada tes selama beberapa hari lagi, saya akan melakukannya selangkah demi selangkah,” ujar Darryn Binder.

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak pro dan kontra tentang lompatan beraninya dari Kejuaraan Dunia Moto3 ke kelas MotoGP. Darryn datang dari motor 250 cc bertenaga 65 hp Honda NSF250 RW, melompat ke motor berpower 285 hp 1000 cc Yamaha M1 YZF.

Apakah adik dari Brad Binder (Red Bull KTM) itu benar-benar bertanya pada dirinya sendiri mengapa dia dipilih? “Saya sangat senang ketika mengetahuinya. Saya pasti tidak bertanya, mengapa saya yang dipilih. Itu lebih seperti, ‘Terima kasih, aku siap, bawa aku!,” ujarnya sambil tertawa.

Pembalap asal Afrika Selatan itu menambahkan, “Ini jelas merupakan pertanyaan yang ditujukan pada manajemen tim. Di kepala saya, saya memiliki perspektif tentang berbagai hal. Dari sisi saya, rencana awalnya adalah terjun ke Moto2 dengan Petronas terlebih dulu dan kemudian mencoba untuk naik ke MotoGP. Sayangnya tahun lalu semuanya berubah, dengan semua yang terjadi.” Darryn merujuk pada penarikan raksasa minyak asal Malaysia itu sebagai sponsor utama, yang akhirnya memaksa tim balap Petronas SRT untuk menutup tim di kelas kecil. .

Sebaliknya, Darryn Binder yang berada di peringkat 7 di Kejuaraan Dunia Moto3 tahun lalu dengan Petronas Sprinta Honda itu mendapat tempat bersama pembalap senior Andrea Dovizioso di tim WithU Yamaha RNF MotoGP yang baru dibentuk.

“Sebelum tahun lalu, mereka percaya pada saya. Saya pikir, setelah tahun lalu bekerja dengan semua orang mereka benar-benar percaya pada saya. Dan itulah mengapa mereka memberi saya kesempatan ini. Saya harus menerima mereka dengan kedua tangan, membuat yang terbaik dan semoga membuktikan mereka benar ketika pilihan jatuh pada saya,” pungkas Darryn.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives