Remy: Saya dan Raul Pembalap ‘Pabrikan Asli’

RiderTua.com – Pit Beirer, Bos KTM menganggap kedua pembalap Tech3 tidak seperti tim satelit biasa, namun sebagai pembalap pabrikan yang sebenarnya, dengan dukungan penuh dari pabrik di Austria. Mendapatkan materi yang sama seperti Brad dan Miguel dari tim Red Bull. Disiapkan orang khusus sebagai ‘jembatan-komunikasi’ antara tim satelit dan pabrik langsung (Esteban Garcia).. Remy Gardner berlaga di MotoGP tahun ini dengan nomor start 87, yang dipilihnya karena ayahnya Wayne memenangkan Kejuaraan Dunia 500cc pada 1987 di Rothmans-Honda NSR 500.

Pembalap berusia 23 tahun itu ingin menjadi pembalap berikutnya setelah Kenny Roberts Junior (tahun 2000 di Suzuki) yang menjadi juara dunia di kelas utama seperti ayahnya ‘King Kenny’ Senior. Dimana Kenny Sr. berhasil menyabet gelar Kejuaraan Dunia 500cc tiga musim berturut-turut untuk Yamaha pada tahun 1978, 1979 dan 1980. Rookie MotoGP asal Australia itu merasa terhormat bahwa, dia dan rekan setimnya di Tech3-KTM Raul Fernandez memiliki dukungan penuh dari pembalap KTM sebaik Brad Binder dan Miguel Oliveira.

Remy: Saya dan Raul Pembalap Pabrikan

Remy Gardner akan melakoni tes MotoGP selama 5 hari di Sirkuit Sepang. Namun, dia menderita cedera pergelangan tangan pada 15 Januari yang terjadi saat latihan motorcross di Barcelona. Dan pada 18 Januari juara dunia Moto2 2021 itu menjalani operasi untuk memperbaikinya.

Remy senang, pada hari Kamis Direktur Motorsport KTM Pit Beirer mengkonfirmasi bahwa sang bos menganggap kedua pembalap Tech3 KTM sebagai pembalap pabrikan sejati, dengan dukungan penuh dari pabrik di Austria.

Pembalap yang sejak usia 13 tahun tinggal di Barcelona itu mengatakan, “Senang mendengar hal seperti itu dari Pit (Beirer). Ini memberi kami bukti bahwa pabrikan 100 persen ada di belakang kami, kami jadi semakin percaya diri. Kami pasti mendapatkan materi yang sama seperti Brad dan Miguel dari tim Red Bull. KTM memiliki harapan besar bagi saya dan Raul untuk membawa merek ini ke depan. Itu sudah pasti. Saya merasa terhormat karena pekerjaan ini sangat demonstratif di belakang kami.”

Pemilik tim Tech3 Herve Poncharal tidak mengharapkan keajaiban dari Remy Gardner dan Raul Fernandez di tahun pertama mereka. “Tapi kami ingin memenangkan penghargaan Rookie of the Year dengan salah satu dari mereka,” kata pria asal Prancis itu.

Cedera dan Cedera..

Saat tes di Jerez pada November lalu, Remy Gardner sudah menderita setelah dua tulang rusuknya patah dari GP Algarve. “Saya mengalami crash saat latihan bebas hari Jumat di Portimao pada awal November. Tapi saya tidak melakukan rontgen atau pemindaian pada saat itu. Pada saat itu saya benar-benar tidak ingin tahu kondisi saya. Saya diperiksa setelah melakoni tes MotoGP pada akhir November. Saya ‘membuang’ masalah ini dari pikiran saya di balapan final di Valencia,” ujar pembalap asal Australia itu.

Jadi Gardner belum benar-benar memiliki kesempatan untuk memacu KTM MotoGP hingga limitnya. Bahkan saat tes Misano pada bulan September, dia tidak mengambil risiko berlebihan karena masih ada tiga balapan penting kejuaraan dunia Moto2.

“Ketika saya mengendarai MotoGP-KTM pada bulan November, setelah berbelok, tiba-tiba saya kembali merasakan sakit di tulang rusuk saya yang patah, bang! Itu pada hari pertama dari 2 hari tes. Patah tulang itu mungkin retak lagi, belum cukup sembuh. Baru pada hari Senin usai tes, saya melakukan tomografi komputer. Ternyata tulang rusuk ke-10 dan ke-11 benar-benar patah. Untungnya patah tulang tidak bergeser. Saya masih bisa balapan di Portimao dan Valencia serta melakoni tes MotoGP di Jerez,” pungkas Remy.

Related Articles

1 COMMENT

Leave a Reply to Anonymous Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page