Wuling Sukses Kumpulkan 1,4 Ribu Inden di GIIAS 2021

1
(Tempo.co)

RiderTua.com – Ada yang menarik pada pameran otomotif GIIAS tahun ini. Wuling menjadi satu-satunya merek mobil asal Negeri Tirai Bambu yang mengikuti pameran tersebut. Meski begitu, Wuling mampu mengumpulkan 1.448 inden dari konsumen selama pameran berlangsung. Hasil yang cukup bagus mengingat mereka baru mengikuti pameran otomotif seperti ini.

Baca juga: Wuling Masih Bertahan Dengan Confero RWD

Wuling Kumpulkan 1.448 Inden Dari Konsumen

Sebagai satu-satunya merek asal Negeri Panda di GIIAS 2021, Wuling masih tetap pede dengan produknya, walau harus bersaing dengan merek Jepang maupun Eropa. Mereka menampilkan sejumlah produk yang dijual di Indonesia, dari Confero, Cortez, Formo, sampai Almaz. Ada juga sejumlah mobil EV konsep yang akan diproduksi lokal suatu saat nanti.

Wuling mampu mengumpulkan hingga 1.448 SPK dari konsumen, dan ini sudah hasil yang cukup bagus. Memang karena ini pertama kalinya mereka mengikuti pameran, walau menjadi satu-satunya merek luar Jepang dan Eropa. Selain itu, sebanyak 621 pengunjung sudah mengikuti test drive.

(Kumparan)

Almaz Laris Manis

Dari inden yang dikumpulkannya tersebut, 44,1 persen disumbangkan dari SUV unggulannya, Almaz. Baik varian standar maupun RS (Rising Star), keduanya laris manis terjual selama pameran berlangsung. Sepertinya konsumen Indonesia sangat tertarik dengan Almaz yang memiliki segudang fitur canggih, serta tampilannya yang keren.

Confero masih tetap tampil eksis ketika model sekelasnya sudah melakukan penyegaran. Tapi jelas Wuling tak terlalu khawatir kalau LMPV unggulannya harus berhadapan dengan Avanza-Xenia terbaru. Memang karena Confero menjadi satu-satunya mobil penggerak roda belakang (RWD) yang tersisa di segmen low MPV.

Ke depannya, Wuling akan berusaha untuk menghadirkan produk mobil listriknya, terutama Mini EV. Model ini sempat dikenalkan bersama dengan model listrik lainnya, dan kemungkinan akan diproduksi di Indonesia. Itupun jika Wuling sudah siap sepenuhnya dengan tempat produksi khususnya.

1 COMMENT

Leave a Reply