Ayah Tak Senang Saat Lecuona Balapan di Moto2

RiderTua.com – Membuktikan sebagai spesialis hujan, Iker Lecuona membukukan waktu terbaik ke-4 dalam catatan waktu kombinasi FP1 dan FP2 di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli. Sekarang rider Tech3 KTM itu memiliki prospek bagus untuk masuk 10 besar di Gran Premio del Made in Italy e dell’Emilia-Romagna, bahkan setelah FP3 dan langsung melaju ke Q2. Karena hujan juga diperkirakan akan turun pada hari Sabtu. Selain itu pembalap berusia 21 tahun itu juga menjelaskan mengapa dia mendukung regulasi baru dengan batas usia 18 tahun. “Ketika tim lamaku memberi saya kesempatan untuk bersaing di Kejuaraan Dunia Moto2 ketika saya berusia 16 tahun, ayah saya tidak terlalu senang,” katanya.

Ayah Tak Senang Saat Lecuona Balapan di Moto2

Dengan panjang labar, Iker mengungkapkan, “Saya selalu merasa baik dalam kondisi cuaca seperti itu. Di pagi hari saya mengalami sedikit masalah dengan rem. Tetapi saya merasa lebih baik dan dapat balapan dengan cepat dalam kondisi seperti ini disini. Masalah rem diselesaikan pada sore hari. Kemudian saya meningkatkan waktu saya meskipun menggunakan ban bekas dari FP1. Ketika ban baru dipasang, trek menjadi sedikit lebih kering. Tapi permukaannya masih sangat licin, saya tidak pernah cukup melaju. Tapi lap kedua di FP2 sangat bagus, saya selalu balapan sendiri. Saya sangat cepat dan konsisten. Saya merasa baik hari ini.”

Pada usia 16 tahun, Iker Lecuona bergabung dengan tim CGBM Swiss milik Fred Corminboeuf di Kejuaraan Dunia Moto2.

Sekarang usia minimum untuk Moto3 dan Moto2 akan dinaikkan menjadi 18 tahun setelah musim 2022. Apa yang Lecuona katakan tentang keputusan ini?.. “Ketika tim lamaku memberi saya kesempatan untuk bersaing di Kejuaraan Dunia Moto2 ketika saya berusia 16 tahun, ayah saya tidak terlalu senang. Kalau boleh jujur, dia juga mengatakan hal itu padaku. Tapi setelah apa yang terjadi tahun ini, masuk akal untuk mengubah aturan. Itu batas usia yang baik untuk terjun ke olahraga balap,” jawab pembalap asal Spanyol itu.

“Karena saat ini anak-anak berusia 10 tahun datang ke lintasan balap yang besar. Tapi pada usia 10 kamu tidak tahu apa-apa. Mereka masih kecil dan ingin bersenang-senang. Naik motor itu luar biasa, tetapi ada sisi negatifnya, balapan sangat berbahaya. Karena itu, menurut saya, peraturan baru ini sangat efektif.”

“Ini adalah keputusan yang tepat. Karena mereka harus tahu apa yang sedang terjadi dan apa yang bisa terjadi dalam olahraga yang indah ini. Mereka dapat banyak belajar pada usia 16-18, dan bahkan 6 bulan dapat membuat perbedaan besar. Pada usia 18 tahun mereka tahu lebih baik apa yang bisa terjadi. Makanya saya dukung peraturan baru ini.”

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page