Pol Espargaro: Saya Bukan Pengecut!

1

RiderTua.com – Pol Espargaro mengalami kekecewaan lain di balapan terakhir Austin dengan Honda-nya, yang membuatnya mendapatkan komentar baru dari manajer tim Repsol Alberto Puig.. “Di sisi negatifnya, sayangnya Pol tidak mendapatkan hasil yang kita semua harapkan,” kata Puig. Pol Espargaro terus menderita di tahun pertamanya sebagai pembalap resmi Honda. Dia curiga bahwa adaptasi dengan RC213V tidak akan mudah ketika dia lebih memilih meninggalkan RC16 KTM-nya. “Saya tidak bisa langsung mengadopsi gaya balap yang berbeda,” katanya.. Dia tidak bisa membayangkan menjalani cobaan seperti itu. Namun bagaimanapun juga, rekan setim Marc Marquez memastikan bahwa dia akan menghadapi masalah ini.

Pol Espargaro: Saya Bukan Pengecut

Sementara itu, rekan setimnya Marc Marquez, yang mengawali tahun dengan tertinggal dua seri di awal musim, melakukan tugasnya dengan setengah tangan, meraih dua kemenangan. Yang terakhir adalah Austin, untuk GP Amerika, Pol Espargaro hanya finis di urutan kesepuluh, 20 detik di belakang pemimpin setelah putaran yang hampir sama dalam balapan.

Bagi Pol, musim rookie-nya di Honda cukup menyedihkan. Dia tidak menyangkalnya, tapi dia bukan tipe orang yang mudah patah semangat, “Saya bukan seseorang yang menyerah dalam situasi sulit. Saya bukan seorang pengecut. Saya menghadapi masalah ini dan ingin memperbaiki situasi. Jika kita bisa melakukannya, perasaan itu akan lebih baik,” katanya kepada media Motorsport-total..

“Apa pun yang terjadi, akhir pekan lalu adalah masa lalu.. Ketika saya bangun di pagi hari, saya sama laparnya (lapar kemenangan) dengan hari pertama dengan Honda. Bagi saya, mentalitasnya masih sama. Saya selalu berusaha untuk menjadi lebih baik. Saya selalu berusaha untuk tetap termotivasi. Setiap akhir pekan tentu berbeda. Anda harus membuat keputusan yang berbeda. Ini adalah proses belajar. Kami harus belajar bersama tim dan mengenal satu sama lain lebih baik,” tambahnya.

Pol Espargaro mengakui, “Saya masih kurang banyak pengetahuan tentang Honda. Ketika saya memiliki masalah, saya terkadang tidak tahu harus berbuat apa. Tidak ada cukup waktu. Selama latihan saya bisa datang ke pit, memikirkannya dan kemudian mencoba membalap dengan cara yang berbeda. Ini hampir tidak mungkin dalam balapan jika Anda bertarung dengan pembalap lain. Artinya, saya tidak bisa langsung mengadopsi gaya balap yang berbeda. Itu sebabnya saya perlu mengenal motor lebih baik agar dapat menggunakan semua elektronik dan juga menerapkan gaya balap saya dengan lebih baik,” katanya…

1 COMMENT

Leave a Reply