Bagnaia Ingin Memenangkan Hati Para Fans Seperti Rossi

RiderTua.com – Pecco Bagnaia telah membuat langkah besar di musim MotoGP 2021, meskipun baru klik dengan motornya setelah liburan musim panas. Bagnaia berujar, “Tidak mungkin melakukan apa yang Vale lakukan di MotoGP, tidak ada yang akan menggantikannya. Jika MotoGP seperti hari ini, itu karena berkat dia.. Saya ingin mewarisi satu hal dari Valentino Rossi (memenangkan hati para penggemar, seperti yang dilakukan Vale..),” katanya.. Mengenai 3 seri tersisa Pecco berujar, “Pertarungan untuk gelar belum berakhir, itu akan sangat sulit, kami tidak pernah menyerah. Tapi di atas semua itu kami meletakkan dasar untuk tahun depan,” ujarnya, meskipun jika jarak poin di seri berikutnya minimal 50 poin maka Quartararo mengunci gelar dunia..

Bagnaia Ingin Memenangkan Hati Para Fans Seperti Rossi

Pecco Bagnaia dan Fabio Quartararo terpaut 52 poin di klasemen sementara MotoGP. Jika di GP Misano berikutnya jaraknya tetap minimal 50 poin, Quartararo akan mengukuhkan dirinya sebagai juara dunia untuk pertama kalinya dalam kariernya. Murid dari Akademi Valentino Rossi ini akan berusaha dengan segala cara untuk memperpanjang perebutan gelar dunia hingga seri pamungkas Valencia. Meskipun bagi Bagnaia tetap menjadi tahun yang membanggakan dengan dua kemenangan, lima podium, tiga posisi pole, ketika masih ada tiga balapan tersisa.

Musim pertama bersama tim pabrikan Ducati, Pecco langsung menempatkan posisi terbaiknya di tim sebagai runner-up sementara tahun ini (masih 3 seri lagi). “Itu tidak mudah karena saya datang dari dua musim yang sangat rumit di mana ada hasil yang baik dan patah tulang dengan dioperasi. Pada awalnya itu sulit, tetapi kami memulai dengan baik, dengan beberapa komplikasi selama balapan, tetapi setelah liburan musim panas kami berkembang pesat, kami membawa pulang hasil penting.. Pertarungan untuk gelar belum berakhir, itu akan sangat sulit, kami tidak pernah menyerah. Tapi di atas semua itu kami meletakkan dasar untuk tahun depan,” katanya kepada media Festival dello Sport..

Gigi Dall’Igna dan pasukannya telah mempelajari Desmosedici GP22 untuk beberapa waktu, yang akan kita lihat dalam dalam tes Jerez pada bulan November. Sementara Pecco Bagnaia harus lebih menyempurnakan beberapa aspek membalapnya untuk menemukan konsistensi yang lebih besar dan menyempurnakan perasaan dengan ban (kunci kemenangan). “Kami telah berkembang pesat dan mencapai hasil yang baik. Saya harus banyak bekerja pada aspek-aspek tertentu, saya tidak pernah berhenti berkembang, saya akan mencoba untuk terus seperti ini”.

Mulai musim depan di trek kita tidak akan lagi melihat Valentino Rossi, yang mewariskan murid-muridnya di Akademi VR46: Bagnaia, Marini, Morbidelli, Bezzecchi. Pecco sama sekali tidak merasa mampu meniru legenda Tavullia, namun memastikan komitmen maksimal untuk merebut hati penggemar. “Tidak mungkin melakukan apa yang Vale lakukan di MotoGP, tidak ada yang akan menggantikannya. Jika MotoGP seperti hari ini, itu karena berkat dia. Tapi ada satu hal yang ingin saya warisi: audiensnya dan kemampuannya untuk menyampaikan hasratnya,” pungkas Pecco.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives