Home MotoGP MotoGP Indonesia: Mandalika Hanya Dihadiri 15% dari Kapasitas Penonton

    MotoGP Indonesia: Mandalika Hanya Dihadiri 15% dari Kapasitas Penonton

    RiderTua.com – Acara pembukaan sirkuit Mandalika, hanya dihadiri 15% dari kapasitas penonton… Karena kondisi dan situasi masih belum sepenuhnya kondusif, acara pembukaan World Superbike dan acara MotoGP di sirkuit Mandalika Indonesia kemungkinan akan dibatasi hanya sekitar 15% dari kapasitas maksimum penonton. Untuk diketahui, Mandalika, sirkuit baru di Lombok itu akan menjadi tuan rumah ajang balap MotoGP dan World Superbike. Kantor berita Reuters memperkirakan, hanya sebagian kecil dari kapasitas penonton yang kemungkinan akan hadir, untuk acara perdana WorldSBK pada bulan November dan setelah tes MotoGP pada Februari serta balapan pada Maret. Lima belas persen itu artinya ‘hanya’ dihadiri 30.000 penonton… wuih.

    Acara Pembukaan Sirkuit Mandalika, Hanya Dihadiri 15% dari Kapasitas Penonton

    Kapasitas penonton Mandalika 188.000 termasuk 50.000 kursi di tribun. Asosiasi Grand Prix Mandalika memperkirakan 20-30.000 penonton atau sekitar 15% dari maksimum sirkuit akan dimungkinkan untuk balapan mendatang.

    “Kami jelas ingin mengadakan event yang aman untuk semua orang. Dan pada dasarnya, itu adalah tujuan utama kami. Jika kita diizinkan penggemar bisa menonton langsung di Mandalika, kita akan melihat persentase dari total kapasitas. Dan karena kami nonton di area terbuka yang sangat luas dan lingkungan terbuka, jadi ada sekitar 20.000 hingga 30.000 penonton per hari jika dihitung 15% dari kapasitas,” kata CEO MGPA Ricky Baheramsjah.Mandalika 2

    “Jumlah yang sangat kecil, tetapi yang terpenting adalah belajar dari sirkuit lain yang sudah mengadakan event motorsport dengan audiens yang besar untuk melihat apa pedoman dan prosedur mereka. Sehingga kami dapat menyesuaikannya dan kami juga bekerja sama dengan pemerintah.”

    “Kami hanya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan bagi penonton untuk datang dan menonton langsung balapan World Superbike, atau balapan MotoGP di masa depan.”

    Happy Harinto selaku Direktur Strategi dan Komunikasi MGPA, menambahkan, “Sangat sulit mengadakan balapan dalam kondisi seperti ini. Tetapi kami menunggu instruksi dari pemerintah apakah diperbolehkan ada penonton atau tidak.”

    “Tapi yang jelas, kami dari MGPA sudah siap dan treknya sudah selesai. Serta fasilitas yang tersisa tinggal menunggu waktu saja. Harapan kami, dengan balapan World Superbike ini bisa menjadi pemanasan untuk event-event selanjutnya seperti tes pramusim dan MotoGP Indonesia sendiri.”

    Sejauh ini, satu-satunya balapan MotoGP di luar Eropa yang diadakan adalah balapan pembukaan musim di Qatar tahun ini. ‘Flyaways’ lainnya, semuanya telah dibatalkan dengan pengecualian COTA di Texas, yang masih direncanakan untuk digelar pada 1-3 Oktober. Sementara Argentina secara resmi tetap ‘ditunda’.

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini