Rossi Berharap Pangeran Tak Memintanya Balapan Lagi

1

RiderTua.com – Tanpa kemenangan dalam 4 tahun terakhir, Valentino Rossi pun kehilangan banyak pujian. Jika dia memutuskan untuk tetap melanjutkan karirnya sekarang, maka dia harus yakin bahwa dia benar-benar dapat menghentikan tren menurunnya itu. Rossi memang belum mampu kembali menunjukkan ‘kartu’nya. Selama liburan musim panas, dia menggunakan waktu untuk membuat keputusan tentang karirnya. Haruskah dia terus membalap atau mundur sebagai pembalap? Apakah dia menyelesaikan musim kedua di Petronas SRT Yamaha, atau dia akan terlibat sebagai manajer tim untuk tim Ducati Aramco VR46?.. 3 bulan lalu, Pangeran Arab Saudi itu menginginkan Rossi menjadi pembalap nomor satu di tim miliknya. “Pangeran selalu mendorong saya untuk membalap dengan Ducati di tim saya untuk tahun depan. Kami telah ngobrol beberapa kali. Tapi saya tidak berharap dia menyebutkan hal itu dalam konferensi pers,” kata juara dunia 9 kali itu sambil tersenyum. Kita lihat saja siapa yang ‘menang’ pangeran atau Rossi, karena biasanya pangeran selalu mendapatkan apa yang dia inginkan…

Rossi Berharap Pangeran Tak Memintanya Balapan Lagi

Juara dunia 9 kali itu tidak berkomentar secara spesifik. Dan 2 hari yang lalu, sobatnya Uccio Salucci membiarkan spekulasi itu tetap menjadi tanda tanya. “Masih banyak balapan yang harus dilalui. Vale bertekad, dia akan tetap berlatih keras. Ketika kami kembali dari liburan, dia langsung melompat di atas motor,” ungkap Alessio ‘Uccio’ Salucci.

“Jika kami mengakhiri karir kami tahun ini, kami tidak ingin melakukannya seperti itu,” imbuh tangan kanan Vale itu mengacu pada hasil mengecewakan dari paruh pertama musim. Juara dunia 9 kali itu hanya menempati peringkat 19 di Kejuaraan Dunia setelah 9 balapan musim ini.

“Kami ingin menjadi lebih kuat mulai dari GP Austria dan seterusnya. Tentu saja tidak di 5 besar, tetapi tidak menjadi yang terakhir juga. Kami punya feeling, kami dapat melakukan sedikit lebih baik,” jelas Uccio.

Setelah lebih dari 4 tahun tanpa kemenangan, Rossi tidak bisa lagi menemukan lampu hijau di Yamaha. Selain itu, pekan lalu manajer tim Petronas Yamaha Razlan Razali mengatakan bahwa timnya sebenarnya ditujukan untuk talenta muda dan pembalap masa depan. Bagaimanapun, Petronas telah mengirimkan Fabio Quartararo ke tim pabrikan untuk tahun 2021, dan Franky Morbidelli akan menyusul pada tahun 2022.

Namun spekulasi tentang kepindahan Rossi ke tim Ducati VR46 miliknya terus berlanjut. Media Italia yakin bahwa pemenang GP 115 kali itu akan menunggangi sendiri motor pabrikan Desmosedici GP22 di musim mendatang.

Namun jika bicara soal karir Rossi, sejak 2013 dan 2014 The Doctor adalah pembalap yang luar biasa. Sebelumnya Vale mengatakan bahwa dia akan memutuskan masa depan karirnya pada Juni, apakah akan melanjutkan atau mundur.

Namun hingga bulan Agustus 2021, kegelapan itu masih menyelimuti. Bahkan pimpinan tim Ducati saat ini, masih bingung apa keputusan pemilik tim Sky VR46 itu nanti. Apakah Rossi berhenti? Dan sebagai pemilik tim, akankah dia hanya berkonsentrasi pada pembalap MotoGP yang ditunjuk Luca Martini dengan GP22 dan rookie Marco Bezzecchi dengan GP21? Tidak ada yang tahu dengan hal itu.

Setelah dua balapan GP Qatar pada 2021, Dorna sudah berani berspekulasi bahwa jika hasilnya tetap ada, Rossi akan mundur setelah sepertiga pertama musim ini.
Tapi kini sudah jelas, Rossi tidak akan melanggar kontrak. Karena dia juga menginginkannya. Kini beberapa ofisial Dorna yakin Rossi akan mundur.

Pangeran Mengundangnya

Tapi mengapa HRH Pangeran Abdulaziz bin Abdullah bin Saud bin AdulAziz Al Saud langsung mengundangnya ke kediaman pribadinya, untuk berbagi berita menarik tentang proyek 5 tahun baru di motorsport? Karena Rossi ingin memperkenalkan Marini dan Bezecchi sebagai pembalap di tim VR46?

“Aku tahu, tapi dia ingin mencobanya denganku dan adikku. Saat ini, saya melihatnya sangat sulit. Tidak hanya terkait dengan Ducati, tetapi juga untuk membalap dengan tim saya untuk tahun depan secara umum,” imbuh kakak luca Marini itu.

Karena pembalap kedua di sebelah Marini sebenarnya adalah pembalap peringkat ketiga klasemen Moto2 Marco Bezzecchi. Tapi dia juga bisa didelegasikan ke tim Petronas Yamaha.

1 COMMENT

Leave a Reply