Pol Espargaro Akan Geber Hingga Limit Motor

0

RiderTua.com – Pol Espargaro mengatakan, crash menunjukkan limit dari motor tersebut. Dan dia ingin menggeber motor hingga limit untuk meningkatkan penampilannya … Sebagai pendatang baru di Tim Repsol Honda, dua gol yang mampu disarangkan Pol Espargaro di GP Qatar merupakan hasil yang mengesankan. Dia menatap GP Portugal dengan penuh percaya diri. Namun sayang, nasib berkata lain. Dia harus menyerah dan hanya mampu memutari trek sebanyak 3 lap. Meski kecewa, namun pembalap berusia 29 tahun itu senang dengan comebacknya rekan setimnya, Marc Marquez. Dan di sisi lain, dia kini semakin percaya diri menunggangi RC213V-nya.

Pol Espargaro Akan Geber Hingga Limit Motor

Pol Espargaro mengatakan, “Saya mempersiapkan dengan sangat baik untuk proyek Honda. Di KTM, saya harus fit untuk mengendarai motor. Saya pikir, persiapan ini membantu saya. Saya bahkan mempersiapkan lebih dari yang seharusnya.”

Pembalap asal Spanyol itu belum puas hanya menempati posisi ke-13 di Kejuaraan Dunia dan hanya mengantongi 11 poin dalam 3 balapan. “Menyangkut hasil, sejauh ini kami tidak menetapkan target apa pun untuk diri kami. Mengenai tim, saya mengenal hampir semua orang. Itu membuat saya betah dan merasa di rumah. Saya tahu siapa mereka, saya telah berbicara dengan banyak dari mereka, dan itu memberi saya tingkat keamanan tertentu bahkan selama tes. Dan saya tahu, bagaimana saya akan diperlakukan,” lanjut adik Aleix Espargaro (Aprilia).

Setelah tampil mengesankan di dua balapan Qatar, tapi gagal finis di Portugal, Pol Espargaro menjelaskan bagian mana yang kini harus dia kembangkan. Dia berkata, “Di atas segalanya, kepercayaan diri adalah yang nomor satu. Sepertinya agak kontradiktif, karena crash pada awalnya menimbulkan ketidakpastian dan menimbulkan perasaan tidak nyaman.”

“Namun dilihat dari sudut pandang yang lebih jauh, crash tersebut menunjukkan limit dari motor tersebut. Setiap kali saya meningkatkan kecepatan, saya semakin kompetitif dalam satu lap. Meskipun saya masih belum bisa menyelesaikan satu lap penuh tanpa kesalahan. Tapi saya merasa kami memiliki kecepatan.”

Mengenai balapan pertama bersama Marc Marquez, Espargaro berkata, “Saya pikir itu positif untuk semua orang. Pada akhirnya, tidak ada orang yang dapat mengembangkan motor lebih baik ketimbang pembalapnya yang telah mengendarainya paling lama. Dimana dia tahu betul sejarah motornya, yang mengetahui kelemahan sekaligus kekuatannya, serta dapat memperbaikinya.”

“Marc adalah orang yang secara praktis telah melihat keseluruhan proses di Honda selama beberapa tahun terakhir. Dia akan menyelesaikan masalah yang kami hadapi dengan lebih mudah. Jelas bahwa tekanan akan sedikit lebih besar karena itu akan menaikkan standar. Tetapi pada akhirnya, itulah yang kami inginkan. Kami ingin menggeber motor hingga limit untuk meningkatkannya,” pungkas Pol.

Leave a Reply