Enea Bastianini: Rambut Bikin Kesel, Masuk ke Mata..!

0

RiderTua.com – Enea Bastianini berujar rambutnya bikin kesel, hingga masuk ke mata saat balapan… Setelah hanya mampu finis ke-11 di GP Qatar-2, rookie MotoGP Enea Bastianini dari Avintia-Ducati kesal dengan rambut ikalnya. Namun dia melihat banyak potensi di GP Portugal-Portimao. Di sisi lain, murid VR46 Academy Luca Marini, mengalami masalah dengan ban. Sementara itu rookie sensasional Jorge Martin membayangi para pendatang baru lainnya, setelah meraih pole position pertama di kelas MotoGP dan finis di tempat ketiga di GP Qatar-2. Meski begitu, Enea Bastianini mampu finis di tempat ke-11 di balapan kedua di sirkuit Losail itu. Pembalap asal Ramini-Italia itu duduk di peringkat 11 dengan 11 poin di klasemen sementara kejuaraan dunia.

Enea Bastianini: Rambut Bikin Kesel!

“Saya sangat senang dengan balapan ini. Kami mendapatkan kembali perasaan yang hilang pada balapan sebelumnya. Sayang rambut saya masuk ke mata saya 7 lap sebelum akhir, jadi saya kesulitan untuk tetap fokus dan melihat dengan benar. Kalau tidak, kami pasti bisa berbuat lebih banyak. Karena itu adalah kejadian konyol,” kata la Bestia kesal.

“Saya akan mengatakan, karena rambut benar-benar bikin saya kesal. Akan menyenangkan untuk memulai sedikit lebih jauh di depan. Namun kita tahu bahwa motor ini memiliki potensi yang bagus. Saya merasa baik dan sekarang saya akan balapan ke Portimao dengan lebih banyak pengalaman. Kami tahu di mana saya perlu meningkat, yakni saat kualifikasi,” imbuh pembalap berusia 23 tahun itu.

Dalam kualifikasi GP Qatar, proyek ini dipersulit oleh masalah teknis. Oleh karena itu, rookie tim Esponsorama Avintia itu harus beralih ke motor keduanya di Q1 dan tidak memiliki peluang untuk memperebutkan tempat Q2.

Dalam balapan tersebut, Bastianini bertarung untuk terus maju. “Kami sangat cepat, terutama di tengah balapan. Saya memiliki kecepatan yang bagus, tanpa berlebihan saya mampu membuat perbedaan, juga dibandingkan dengan grup di depan. Secara fisik, saya juga merasa jauh lebih baik dari pada balapan pertama. Itu berarti, kami juga telah mengambil langkah dalam hal itu, saya membalap jauh lebih santai,” ujarnya sambil menganalisa.

“Kami hanya perlu meningkatkan beberapa detail kecil untuk memulai lebih jauh. Kemudian saya pikir kami bisa terlibat. Bahkan jika kita datang ke trek lain, di mana kita belum pernah menjalani dua tes dan dua balapan. Jadi tidak akan semuanya cerah dan sunyi. Tapi kami tahu tentang potensi kami. “

Sementara itu rekan setimnya Luca Marini, setelah performa kualifikasi yang luar biasa (hanya selisih 0,008 detik dari entri Q2) dalam balapan, harus kecewa lantaran turun dari urutan ke-13 ke urutan ke-18.

“Saya mengharapkan lebih banyak. Kecepatan saya bagus, tetapi setelah sekitar 10 lap saya mengalami banyak masalah dengan ban depan. Itu kemudian menjadi lebih buruk dan lebih buruk. Sampai saya tidak bisa meletakkan motor dengan benar di tikungan kanan dengan 6 lap tersisa. Saya sudah mengalami masalah ini di tengah tikungan selama sesi pemanasan, kami harus mengatasinya. Karena sayang sekali kami tidak bisa mencapai lebih banyak lagi,” pungkas adik Valentino Rossi itu.

Leave a Reply