Gigi Dall’Igna: Ducati Diperkuat 2 ‘Striker’ Penantang Gelar

0
Pendapat Dovi Tentang Jack Miller dan Pecco Bagnaia
Pendapat Dovi Tentang Jack Miller dan Pecco Bagnaia

RiderTua.com – Gigi Dall’Igna: Ducati di MotoGP 2021 diperkuat dua ‘striker’ penantang gelar, ibarat ujung tombak dan penyerang tim merah… Direktur balap Ducati, Gigi Dall’Igna berkomentar tentang pendatang baru di tim pabrikan dari Borgo Panigale, Jack Miller dan Pecco Bagnaia. Selain itu, dia juga mengungkap fokus pengembangan MotoGP musim 2021.

Gigi Dall’Igna: Ducati Diperkuat 2 ‘Striker’ Penantang Gelar

Penantian Ducati untuk meraih gelar MotoGP kedua sejak 2007, sia-sia. Karena Andrea Dovizioso hanya meraih tempat ke-4 di Kejuaraan Dunia, setelah 3 musim berturut-turut menjadi runner-up (2017,2018 dan 2019).

Pada 2021, pabrikan dari Borgo Panigale itu akan membuat upaya baru dengan line-up baru di tim pabrikan. Dengan Jack Miller (yang hari ini/18 Januari berulang tahun ke 26) dan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia, yang berusia 2 tahun lebih muda.

Faktanya bahwa, sekarang ini tidak ada pembalap pabrikan (Miller dan Pecco) yang pernah menang di Desmosedici. Tetapi itu tidak mengurangi harapan direktur balap Ducati, Gigi Dall’Igna. “Miller terus membaik menjelang akhir musim 2020. Jika dia melanjutkan performa ini, dia pasti bisa menjadi salah satu pesaing untuk merebut mahkota Kejuaraan Dunia.”

Gigi Dall'Igna: Ducati 2021 Diperkuat 2 'Striker' Penantang Gelar- MotoGP
Gigi Dall’Igna: Ducati Diperkuat 2 ‘Striker’ Penantang Gelar

“Tapi saya juga melihat Pecco yang kuat. Dia melakukan hal-hal hebat dalam beberapa balapan tahun lalu, terutama Misano-2. Meskipun pada akhirnya dia jatuh. Dia mengendarai motor dengan luar biasa. Saya berharap saya memiliki dua ‘striker’ bagus yang bisa saya perjuangkan untuk meraih gelar,” kata Dall’Igna sambil tersenyum.

Pada musim 2020, Miller berhasil 4 kali naik podium dan hanya melewatkan kemenangan MotoGP pertamanya di trek kering di Valencia dengan 0,093 detik. Pembalap asal Italia itu berhasil naik ke podium MotoGP. Juara Dunia Moto2 2018 itu gagal merengkuh kemenangan kandang di GP Emilia Romagna-Misano.

“Pecco mungkin harus bekerja pada kontinuitas. Terutama pada peregangan tertentu dan dalam kondisi tertentu. Dia juga harus menemukan cara untuk memaksimalkan penggunaan ban belakang,” kata Dall’Igna, yang percaya pada kualitas pembalap senegaranya itu.

“Dari 2019 hingga 2020, Pecco membuat lompatan luar biasa dalam hal kualitas. Jika dia berkembang lebih bagus, saya pikir dia juga bisa ikut dalam pertarungan.”

Pengembangkan Aerodinamika Jadi Fokus Utama

Di sisi teknik, tim Ducati di Borgo Panigale tentu saja tidak menganggur. “Ini akan menjadi musim yang spesial, tepat setelah tahun 2020 yang sangat sulit. Ini adalah tahun dengan banyak batasan teknis, pengembangan mesin terhenti, dan kami juga harus meninggalkan mesin seperti tahun lalu.”

“Dan tentunya mesin memiliki pengaruh yang besar pada sasis. Tapi kami masih mencoba mendekati sisanya dengan sedikit imajinasi. Dan saya berharap ada pengembangan lebih lanjut, terutama di sisi aerodinamika.”

Ketika ditanya, apakah akan ada hal baru di tes Qatar? Direktur balap Ducati itu mengungkapkan, “Kami telah memusatkan upaya kami di tempat yang memungkinkan. Dan aerodinamika adalah tempat pengembangan bisa terjadi. Jadi kami memutuskan untuk berinvestasi di sana.”

Leave a Reply