Lawan KTM adalah Suzuki Bukan Aprilia!

Lawan KTM adalah Suzuki Bukan Aprilia!
Lawan KTM adalah Suzuki Bukan Aprilia!

RiderTua.com – Lawan KTM adalah Suzuki bukan Aprilia, jika ingin maju KTM harus menentukan targetnya.. Meskipun paling muda di MotoGP, KTM menetapkan targetnya untuk bisa bersaing dengan Suzuki, bukan Aprilia. Kini Suzuki sudah mampu juara dunia. Sebagai catatan, Red Bull-KTM telah meraih dua kemenangan dan lima kali naik podium di Kejuaraan Dunia MotoGP tahun 2020. “Ini gila, tekanannya sangat besar,” kata Direktur KTM Motorsport Pit Beirer. Padahal para kritikus sempat merendahkan tim pabrikan asal Austria itu, sebagai ‘pasukan labu’ (pumpkin troop)..

Lawan KTM adalah Suzuki Bukan Aprilia

Kedua tim KTM Red Bull sejauh ini telah melampaui semua ekspektasi di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Karena Brad Binder dan Miguel Oliveira menyumbangkan dua kemenangan yang diberikan di GP Brno dan Spielberg-2.

Pol Espargaro menyumbangkan 5 tempat ketiga dan dua kali berada di posisi terdepan. Brad Binder akan menobatkan dirinya sebagai Rookie-of-The-Year di Portugal. Dimana The Red memegang Bull KTM Factory Team di tempat ketiga di kejuaraan dunia tim, dan di kejuaraan dunia konstruktor, bersama Aprilia. Bahkan Honda pun disalip dan digulingkan ke posisi kelima.

Para kritikus sempat merendahkan tim pabrikan asal Austria itu, sebagai ‘pasukan labu’ (KTM telah memenangkan 313 gelar dunia dan memimpin dengan Albert Arenas di Kejuaraan Dunia Moto3). Mereka kini terdiam.

KTM membawa tiga pembalap MotoGP-nya masuk 7 besar di balapan pertama Valencia. Dan bahkan pada balapan Valencia-2, 3 pembalap berhasil masuk 6 besar. Tak heran jika Pit Beirer, Direktur KTM Motorsport, memancarkan kepuasan.

Dia berkata dengan bahagia, “Tentu saja saya senang. Hasil dari tiga balapan terakhir luar biasa, terutama jika Anda memikirkan fakta bahwa wildcard pertama kami dengan Mika Kallio di Valencia hanya empat tahun lalu.”

“Hari ini kita terkadang berpikir, ‘Man, masih ada sedikit yang terlewat, lalu kita bisa menang lagi.’ Sangat menyenangkan kami secara teratur memperebutkan posisi seperti ini. Anda tidak dapat lagi berbicara tentang kebetulan, karena pada hari Minggu kami mencapai podium MotoGP ke-7 tahun ini.”

Torehan KTM sangat luar biasa (2 kemenangan, total 7 kali naik podium). Dikalahkan oleh Yamaha (7 kemenangan, total 11 kali naik podium), Suzuki (2 kemenangan, total 11 kali naik podium) dan Ducati 2 kemenangan, total 8 kali naik podium).

Tidak ada yang menduga sebelum dimulainya musim 2020. Sebagai perbandingan, lawan favorit Honda sejauh ini belum meraih kemenangan dan hanya meraih dua podium.

CEO KTM, Stefan Pierer
Stefan Pierer

KTM: Suzuki adalah Patokannya

Stefan Pierer selalu menyebut Suzuki sebagai ‘patokan’ karena pabrikan asal Jepang itu kembali ke Kejuaraan Dunia pada 2015 setelah absen 3 tahun. Dan pada 2016 mereka memenangkan GP Silverstone bersama Maverick Vinales. KTM tidak pernah ingin bersaing dengan Aprilia. Standar dinaikkan sejak awal.

“Kami juga dapat melihat bahwa motor kami bekerja bahkan dalam kondisi sulit dan campuran. Kami tidak membutuhkan keberuntungan dan cuaca khusus sekarang,” kata Pit Beirer.

Dan karena catatan waktu yang sangat dekat, lawan terkadang mengalami akhir pekan yang lemah. Suzuki hanya menempati urutan ke 11 di Le Mans dengan Joan Mir, sementara Rins jatuh. Tapi setelah itu duo Suzuki banyak muncul naik podium.

Be the first to comment

Leave a Reply