Marc akan Seperti Rossi, Honda Tidak Memikirkan Perasaan Pembalapnya

Ada 5 alasan kenapa Honda mengambil risiko mengecewakan Marc Marquez dengan manuver membajak Espargaro dari KTM di MotoGP 2021.. .

Rossi- Marquez-Stoner

RiderTua.com – Tim Honda MotoGP pernah bersikap tegas terhadap Valentino Rossi, hingga dia pindah ke Yamaha pada musim 2004. Marc akan seperti Rossi.. Honda adalah tim tangguh dengan kebijakan bos-bos yang tegas dan insinyur-insinyur penuh perhitungan. Faktanya setiap keputusan cenderung logika yang berkuasa, di atas perasaan. Apalagi ketika menyangkut masalah pembalap. Ada 5 alasan kenapa Honda mengambil risiko mengecewakan Marc Marquez dengan manuver membajak Espargaro dari KTM.. .

Valentino-Rossi-Marc-Marquez-1

Marc akan Seperti Rossi

Alasan pertama, Marc sekarang terikat kontrak empat tahun dengan Honda, sangat sulit untuk mengubah perjanjian dengan gaji yang dilaporkan di sekitar 100 juta euro selama empat tahun.

Kedua, kepedulian besar terhadap perasaan pembalap tidak benar-benar ada dalam pola pikir Honda. Sebuah tim yang kuat yang dijalankan oleh bos-bos yang tegas dan insinyur-insinyur pebuh perhitungan akurat. mereka dimasa lalu bahkan telah menunjukkan bahwa logika sering kali berkuasa atas emosi ketika menyangkut manajemen pembalap.

Tidak banyak orang di Honda yang akan resah karena Marc marah. Mereka justru akan mempermasalahkan alasan Jorge Lorenzo selama 12 bulan di Repsol Honda..

Ketiga, Jika Marc mundur dari tim pabrikan berarti Alex keluar dari keluarga Honda. Perpindahan adiknya ke tim satelit LCR akan menjadi pilihan cerdas.

Alex Marquez
Alex Marquez

Keempat, Didukung dengan baik oleh perusahaan bir seperti Estrella Galicia, raksasa asuransi Aviva dan Pull and Bear, Alex Marquez membawa uang yang membuat bos LCR Lucio Cecchinello girang. Dan tidak diragukan lagi Honda akan tetap mempertahankan motor spek pabrikan bagi Alex, yang saat ini dinikmati oleh Cal Crutchlow.

Alasan terakhir Honda ingin menunjukkan kekuatannya atas tim-tim medioker bahwa dia bisa berbuat apapun atas pembalapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply