Kejam! Rossi, Alex, Petrucci Korban Pendepakan Tanpa Pembuktian?

Race MotoGP 2020 belum juga dimulai, namun beberapa tim sudah menentukan pembalap 2021 berdasarkan penilaian performa tahun 2019..

Valentino Rossi - Danilo Petrucci- Alex Marquez

RiderTua.com – Tiga pembalap MotoGP ini adalah korban pendepakan dari tim resmi tanpa diberi kesempatan untuk membuktikan. Terutama Alex Marquez, rumor bahwa dia akan berada di luar lingkaran tim HRC yang posisinya diambil oleh Pol Espargaro. Keputusan siapa pembalap yang layak untuk musim depan (2021) berdasarkan performa 2019 lalu.. bukan 2020. Kasus Valentino Rossi mungkin karena memang regenerasi dengan pembalap muda Yamaha, namun Petrucci apalagi Alex sungguh terlalu.. Bahkan beberapa bos di paddock menilai tindakan itu ‘tidak baik’ karena balapan pertama belum juga dimulai.. Valentino Rossi, Alex, Petrucci Korban Pendepakan Tanpa Pembuktian

Rossi, Alex, Petrucci Korban Pendepakan Tanpa Pembuktian

Sepertinya Rossi tidak buru-buru menentukan masa depannya. Namun lagi-lagi dia tidak diberi kesempatan untuk membuktikan daya saingnya. Danilo Petrucci yang tahun lalu bersinar di paruh pertama musim juga tak mampu meyakinkan pihak Ducati untuk menjaganya tetap di tim merah bersama Dovi. Memang secara usia Miller juga lebih muda dari Petrucci.

Setali tiga uang, Alex Marquez pun tidak diberi kesempatan untuk membuktikan kemampuannya. Manajer tim Aprilia Fausto Gresini bahkan sempat mengkritik keputusan itu jika terlaksana. “Untuk Alex Marquez, tidak dikonfirmasi ketika balapan pertama belum dilakukan adalah tidak baik.” .. Meskipun bagi Pol merupakan peluang besar di merek besar seperti Honda atau Ducati. Wajar juga Espargaro berpikir keras tentang di mana dia ingin mengarahkan masa depannya di tim yang mampu untuk juara.

Terlepas dari tindakan itu, Petrucci adalah pembalap yang paling merugi. Dia tidak diharapkan di Aprilia, bahkan manajer Petrucci sempat kecewa. Karena menurut bos tim Aprilia hal itu tidak memungkinkan. Sementara di KTM tim Austria itu punya pengkaderan pembalap sendiri di Moto2 dan Moto3. Kondisinya tidak menentu. Berbeda dengan Rossi dan Alex kedua pembalap ini akan lebih santai di tim satelit. Alex tidak akan bersaing dengan kakaknya sendiri dia bisa punya waktu belajar dan kedepan bisa balik lagi jika terbukti prestasinya bagus.

Sementara Rossi dia lebih tenang tanpa dibebani tugas menguji part baru (mungkin). Karena di tim satelit berbeda tanggung jawabnya, dia lebih santai menyambut masa pensiunnya. Kedua pembalap ini (Rossi dan Alex) akan Nothing to Lose.. Bahkan jika bisa menang seri akan mempermalukan pembalap resmi. Mungkinkah Alex ke tim satelit dengan motor spek resmi, mirip yang dilakukan Yamaha terhadap Rossi dalam meredam “Amarah” sang kakak…

Be the first to comment

Leave a Reply