Kenapa Alvaro Bautista Satu-satunya Pebalap Ducati Terkuat, Ini Alasannya !


RiderTua WSBK – Alvaro Bautista saat ini memimpin klasemen dengan 330 poin, diikuti Jonathan Rea dengan selisih 16 poin. Mungkin jika tidak jatuh dua kali berturut-turut paling tidak hasilnya akan beda. Bagaimanapun juga pria asal Talavera, Spanyol itu sejauh ini tetap menjadi pembalap Ducati terbaik di grid. Rekan setimnya, Chaz Davies berada di peringkat delapan dengan 220 poin di belakang Bautista adalah musim terburuknya sejak 2014. Pembalap Ducati lainnya seperti Michael Ruben Rinaldi peringkat 11 dengan 77 poin dan Eugene Laverty posisi ke-14 dengan 32 pin juga menderita dengan Panigale V4 R terbaru. Kenapa Alvaro Bautista satu-satunya pebalap Ducati terkuat ?

Kenapa Alvaro Bautista satu-satunya pebalap Ducati terkuat ?

Tidak salah jika ada pertanyaan mengapa Alvaro Bautista satu-satunya pebalap Ducati yang mampu melaju kencang dan memenangkan balapan dengan motor yang sama. Padahal dia juga pemula di Superbike?. Adalah Giulio Nava, bos teknis dan juga teman pribadi Bautista, mencoba untuk menjawab pertanyaan ini.

  1. Alvaro menginginkan paket motor yang lincah yang mampu menikung dengan baik dan memungkinkannya melewati tikungan cepat, sedikit karakternya mirip motor 250 cc. Bahkan, pertama kali dia mencoba Panigale V4 R, kesannya dia seperti naik motor Aprilia 250 dulu..
  2. Bakatnya yang membuat perbedaan, keterampilannya juga berkembang dari waktu ke waktu
  3. Bautista adalah jebolan rider MotoGP di Aprilia Gresini. MotoGP, saat ini tingkat persaingan sangat tinggi, menangani mesin yang begitu rumit dengan pengaturan dan komponen elektronik yang berbeda di sirkuit yang berbeda, memberi pebalap banyak informasi dan pengetahuan yang bahkan dapat diekstraksi dengan cara yang tidak dia sadari.
  4. Pebalap lama ( Davies, Ruben, Laverty) sudah lama geber panigale model lama dengan mesin  V2, beralih ke mesin V4 adalah perubahan besar, sementara Alvaro tidak kaget dengan sensasi motor V4.

Tidak semuanya bagus, ada juga kekurangan Alvaro Bautista yaitu dia pebalap yang tidak terlalu “Egois”. Pebalap yang terlalu toleran juga kadang merugikan. Namun yang menjadikan Alvaro pebalap kuat saat ini adalah tidak pernah puas, itu adalah bagian dari sifat pembalap terkuat. Bahkan berkeinginan untuk kembali ke MotoGP jika dia menemukan tawaran yang bagus karena itu adalah bagian dari DNA pebalap kompetisi…

Be the first to comment

Leave a Reply