Berat ! Espargaró Gak Sanggup, Biar Zarco Saja Geber KTM RC16


ktm indonesia

Johann Zarco KTM
RiderTua MotoGP – Espargaró gak sanggup, biar Zarco saja geber KTM RC16. Pol Espargaro menderita di Austin dan Mugello dengan perilaku KTM RC16 yang menurut dia bersumber dari Sasis. Memang tim KTM MotoGP dengan mesin RC16-nya adalah satu-satunya pabrikan dengan kerangka tabung baja (Teralis) sementara persaingannya menggunakan frame aluminium yang sudah lazim digunakan untuk motor balap.

KTM Yakin dengan Rangka Teralis Baja Unik Mereka di MotoGP

Mulai dari awal lagi

Perdebatan terjadi antara pembalap mereka Pol Espargaro yang berisiko mengkritik sasis KTM. Dan dia bersikeras bahwa frame aluminium mungkin lebih baik daripada frame pipa teralis. Seperti dilansir Speedweek.com (19/06/18) bos balap KTM Pit Beirer menjawab keluhan pembalapnya itu,

“Bayangkan bahwa suatu hari kita dapat memiliki chassis selain baja(saat ini dipakai) dan itu tidak mungkin. Ini adalah pendapat Bos kami, Stefan Pierer. Dan bukan hanya pertanyaan dari sebuah opini. Kami menyentuh di sini pada filosofi perusahaan kami. Kami memiliki pengetahuan tentang jenis material ini ( baja). Semua orang di KTM setuju. Memakai frame aluminium artinya akan dimulai dari awal lagi. “

Penistaan Penggemar Merk Ducati

“Kami tidak mencontoh siapa pun. Kami mengikuti jalan kami sendiri. Ini bukan hal yang paling mudah, tetapi kami yakin bahwa itu akan menjadi keuntungan ketika kami cepat, karena kami akan dengan sempurna menentukan peralatan kami. Ducati mampu juara dunia tahun 2007 dengan Stoner dan rangka baja. Kemudian mereka membuat karbon monocoque pada tahun 2011 sebelum beralih ke aluminium untuk Rossi yang dianggap sebagai penistaan ​​oleh para pecinta ducati. “

Espargaró Gak Sanggup, Biar Zarco Saja Geber KTM RC16

Pol Espargaró Mengeluh ganti Zarco

“Kami butuh sedikit lebih banyak waktu. Kita mengumumkan bahwa itu akan membutuhkan waktu tiga tahun. Kami akan memegang tenggat waktu ini karena saat ini kami akan memiliki sepeda yang lebih baik dan juga pembalap baru di 2019 (Johann Zarco) yang dapat membuat KTM lebih cepat, karena itu kami yakin bahwa kami tidak terlalu jauh dari yang terbaik.”

Jika Pol Espargaro tidak sanggup dengan frame ikonik KTM, tahun depan akan ada Zarco..

 

1 Comment

  1. Kesannya kaya yang terlalu angkuh dan keras kepala. Filosofi perusahaan ya buat motor produksi massal. Kalo buat balap, masukan dari pembalap lebih berguna ketimbang ego. Lagipula produk massal ducati sekarang juga udah mulai pake sasis twin spar di panigale V4. Dan perlu diingat ducati bisa juara dunia dengan sasis tralis karena yang bawa alien (stoner) dan pada akhirnya stoner sendiri jadi sakit2an di musim berikutnya akibat dari bawa motor liar.

Leave a Reply