Berkendara Harus Beretika Jika Tidak ‘Blarrrr’ Kecelakaan Bisa Terjadi



Berkendara Harus Beretika
(Foto: Tribunnews) terobos busway

Berkendara Harus Beretika Jika Tidak Kecelakaan Bisa Terjadi – Banyaknya pengendara baik motor atau mobil yang seenaknya di jalanan adalah salah satu dari tindakan tidak beretika. Melanggar rambu lalu lintas, menerobos jalan yang bukan keperuntukkannya, melawan arus kerap kita jumpai di jalan bukan ? Sedih, prihatin tapi juga geram. Apa yang membuat mereka bertindak ‘seakan menantang maut’ ?

Baca juga: Only in Indonesia: Orang Gila Aja Taat Lalu Lintas… Yang Waras..???

Tanggapan Pihak Kepolisian

Kompol Herman selaku Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat Polda Metro Jaya mengatakan

“Kita sudah sering mengingatkan dan menghimbau agar pengendara lebih beretika saat berkendara”

Pengendara yang beretika adalah pengendara yang menaati peraturan lalu lintas. Seperti kejadian seorang pengendara motor yang kejepit bus TransJakarta beberapa hari yang lalu. Sudah tahu peraturannya jika kendaraan selain bus TransJakarta tidak boleh melintas di jalur busway itu. Tapi tetap saja melanggarnya dengan alasan biar gak kena macet. Alhasil pengendara itu kejepit saat bus melintas.

UU No. 22 Tahun 2009

Sebenarnya tata cara berkendara itu sudah ada peraturannya. Yaitu UU No. 22 tahun 2009 pada bagian keempat Tata Cara Berlalu lintas paragraf 1 tentang ketertiban dan keselamatan pasal 105 dan 106. Kompol Herman menambahkan

“Dalam undang-undang No. 22 tahun 2009 disana ada etika berkendara. Kita sering mengatakan menuju keselamatan berkendara itu harus punya etika, ini termasuk dalam sopan santun dalam berlalu lintas. Pengendara yang tak memiliki etika bisa menyebabkan kecelakaan”.

Be the first to comment

Leave a Reply