4 Kata Ini menjadikan Maverick Vinales Seorang SuperStar MotoGP


ktm indonesia

Maverick Vinales Tidak Ingin Seperti Marc Marquez

Maverick Vinales memang saat ini menjadi bintang baru MotoGP namun bukan tidak mungkin dia akan menjadi Mega bintang dan kemungkinan itu sangat terbuka sekali dengan apa yang dipunya Vinales saat ini, bahkan menurut prediksi Maverick Vinales memiliki segalanya untuk menjadi juara dunia tahun ini, apakah ini sesuatu yang berlebihan sepertinya tidak karena sudah terbukti dari awal dia naik Yamaha dengan serentetan tes pra musim yang selalu digdaya, pun pada malam pembuka  seri MotoGP   di Qatar  dipastikan bahwa kita tidak perlu menunggu terlalu lama bagi Vinales untuk menaklukkan kelas tertinggi di balap motor.

Lebih dekat lagi mengenai Vinales akan kita dapatkan cerita dari teman dia semenjak kecil yaitu Alex Salas, dia juga mengetahui bahwa sedari belia Maverick sudah berkompetisi di ajang balap dengan Marc Marquez ( Marquez lebih tua 2 tahun), Vinales diketahuinya sebagai anak yang sangat kompetitif dalam segala sesuatu yang dikerjakannya entah itu di sekolah dan di trek. Artinya memang dia adalah bukan saja pembalap bagus tapi juga pintar dan cerdas di sekolah.

 “Maverick adalah pria yang mandiri dan pekerja keras, kekuatannya ada di Kepalanya… Dia sangat percaya sengan kemampuan dalam dirinya sendiri dan dia selalu focus, Ini adalah apa yang saya sebut sikap seorang juara, kehidupan  Maverick semuanya berputar di sekitar sepeda motor …. Dia telah membentuk seluruh hidupnya untuk sampai ke sana. Dia tahu bahwa dia memiliki keterampilan untuk membuatnya dan dia akan bekerja keras sampai hari itu tiba. Jika dia tidak   berhasil, dia akan berpikir tentang cara-cara baru untuk mencapai itu.” Kata Alex Salas

Bukti bahwa Vinales adalah pribadi yang mandiri dan pintar adalah dia mampu mengatur jadwal untuk dirinya sendiri diri dalam program pelatihan yang ketat, diet ketat, disiplin ketat. Salah satu contohnya adalah Maverick sejatinya gemar makan banyak, Dia akan makan sepanjang hari,  Tapi dia juga mewajibkan dirinya untuk diet ketat… saat dia berada di kelas   Moto3, di mana berat badan yang ideal adalah 57 kilogram dan dia melakukannya.

Menjadi rekan setim Valentino Rossi apakah merupakan tekanan  bagi Vinales Alex Salas pun menjawab bahwa Maverick orangnya selalu fokus dan itu adalah kekuatannya… Dia tidak akan memperdulikan apa yang pengendara lain lakukan… Dia benar-benar belajar untuk meningkatkan dirinya sendiri…namun ketika bersama dengan Rossi itu berbeda, Valentino sudah sembilan kali juara dunia, jadi Vinales belajar dari dia… artinya menjadi rekan Rossi  bukan sebuah tekanan, bahkan bisa disebut sebagai senjata ekstra tambahan  untuk melakukan yang lebih baik kata Alex Salas..

Vinales memang banyak mengejutkan banyak pihak bukan saja penonton yang notabene jauh dari jangkauan Vinales bahkan orang dalam dan petinggi Yamaha pun dibuat kaget dengan begitu cepatnya Vinales beradaptasi dengan  Yamaha M1, sangat mengejutkan Lin Jarvis dan manajemen  tertinggi Yamaha.
Vinales adalah pembalap yang sangat pintar, selalu mendengarkan dan menyerap laksana  spons…dia selalu memperbaiki diri setiap kali dia pergi ke trek…

Maverick Vinales memang pantas bila dijagokan sebagai Juara dunia tahun ini , dengan segala kemampuannya saat ini dia adalah calon bintang besar masa depan…mega bintang atau SuperStar .. ada empat kata kunci yang akan membentuk dia jadi bintang besar yaitu BAKAT , KERJA KERAS,  PERCAYA DIRI dan SIKAP(attitude), dan ketika semuanya berpadu secara harmonis dalam tubuh pembalap muda Spanyol itu maka semua yang diinginkan sebagai seorang mega bintang MotoGP akan terwujud di masa mendatang…

1 Comment

Leave a Reply