July 29, 2017

Jorge Lorenzo Pamer Liburan Musim Panas di Ibiza

July 13, 2017 ridertua 0

Sebuah video yang di unggah di akun media sosial Jorge Loreenzo memperlihatkan sebuah moment liburan musim panas, dalam sebuah deskripsinya Lorenzo mengatakan bahwa itu adalah liburan muism panas, Kenangan yang hebat Ibiza! Sepertinya video itu direkan dengan kamera dari sebuah drone Lorenzo adalah rider yang sangat diharapkan membawa kembali kejayaan Ducati dan kemungkinan besar tahun depan dia akan menyelesaikan masa adaptasinya. Dan menurut info, tim percaya bahwa setelah liburannya, pembalap asal Majorcan akan kembali dalam balapan dengan lebih meyakinkan lagi.. Verano, vacaciones… ¬°Buen recuerdo de Ibiza! / Summer, holidays… Great memories of Ibiza! ūüĆä‚ėÄ #holidays #jorgelorenzo #JL99 ūüėą pic.twitter.com/0AK7oy2kvv ‚ÄĒ Jorge Lorenzo (@lorenzo99) July 11, 2017

Inikah Pacar baru Jorge Lorenzo ?

July 7, 2017 ridertua 0

Musim ini kurang begitu memuaskan bagi Jorge Lorenzo peringkat-9 dunia bukan hal yang dinginkan dia dan timnya, bisa jadi akibat gaya balapnya yang tidak sesuai dengan karakter ¬†Desmosedici GP- 17, tentunya hal ini jauh dari performa dia saat membela tim Yamaha dimana dia finish di posisi 15 dan 11 di dua Grand Prix terakhir. Pencapaian ini faktanya masih jauh dibanding pendahulunya di Ducati. Sementara itu rekan setimnya Andrea Dovizioso memang jauh lebih baik dengan sudah memenangi dua balapan, dan sudah merasakan sebagai pemimpin puncak klasemen rider dunia memperebutkan gelar juara, walau akhirnya di geser oleh Marc Marquez. Jorge Lorenzo sendiri berujar tentang rasa tidak nyaman dia saat mengendarai motor Desmo GP-17. Hingga akan menginjak ke paruh kedua musim ini perolehan terbagus¬†Jorge Lorenzo adalah tempat ketiga di seriJerez, sementara hampir semua seri bisa dibilang bermasalah dan mengalami kendala dengan ban dan setup motor, dengan gaji yang terbesar dari semua rider MotoGP saat ini tentunya boss balap di markas Borgo Panigale pastinya juga berharap hasil yang tinggi dari Jorge Lorenzo. Sementara itu berita terbesar musim ini adalah¬†kemenangan [ Baca Lagi…]

Tragedi Kawin Paksa Karakter Lorenzo dan Iannone yang Berujung Bencana

July 6, 2017 ridertua 0

Sebuah kisah menyedihkan dan tragis memang dialami dua pembalap papan atas ini, yaitu Jorge Lorenzo dan Andrea Iannone, walau penulis yakin seyakin – yakinnya keputusan untuk membeli kedua pembalap itu dilakukan oleh orang yang expert didunia adu kencang roda dua, pun bukan keputusan semata satu orang pengambil kebijakan, bahkan jika dilihat mereka adalah tim balap yang jago dengan strategi perang di trek, namun yang tidak habis fikir adalah kenapa mereka begitu ngotot dan sangat memaksakan kedua pembalap itu untuk “kawin” dengan sifat motor yang tidak sesuai dengan gaya melaju pembalap itu sendiri? OK lah kita bisa bilang pembalap adalah manusia dan bisa fleksible menyesuaikan, namun itu bukan perkara mudah, masih kurang percaya? ¬†jika kita katakan para insinyur bisa menyulap motor menjadi ‘klik’ dengan ridernya tapi jelas itu perlu dana yang tidak sedikit, merombak basis mesin misalnya namun sejatinya yang lebih murah dan cepat adalah memilih pembalap yang sama dengan karakter motor, ibarat menjodohkan sesuatu itu lihat BIBIT, BEBET, BOBOT. Jorge Lorenzo dari keluarga mesin lembut. Dia adalah senjata andalah yang lain setelah Valentino Rossi di [ Baca Lagi…]

Jorge Lorenzo: “Saya Kompetitif Jika Saya Mengerti Cara Mengendarai Ducati”

July 4, 2017 ridertua 0

Catatan Joprge Lorenzo musim ini kurang begitu memuaskan dan cenderung buruk dimana pada seri Jerman dia hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ke11 dan di seri sebelumnya di Belanda posisi 15 sebuah gambaran performa yang cukup miris bagi mantan juara dunia dengan motor yang sudah nyaris sempurna dengan GP16/GP17 melihat performa yang ditampilkan Dovizioso dan Petrucci . Setelah 9 seri bergulir kondisinya di Ducati begitu memalukan. awalnya begitu banyuk yang berharap dari dia dengan gaji tinggi dari Borgo Panigale, namun pada kenyataannya sangat mengekecewakan dan selalu berada di belakang rekan setimnya Andrea Dovizioso. Seperti dilansir oleh media Speedweek.com, Jorge Lorenzo menggambarkan kondisinya, “Sesi warm-up memperlihatkan sebuah bencana, sama yang dialami Smith, saya memiliki ritme terburuk di trek. Saya tidak berharap banyak dari balapan. Pada sesi percobaan awal saya merasa senang dengan motornya, jauh lebih baik, motor memiliki daya cengkram, jadi saya pikir saya akan memacunya. Saya terus berpacu dengan pembalap yang terbaik di lap pertama, saya bisa menyamai catatan waktu Marc dan Dani sampai karet bannya pecah. Sejak saat itu saya memulai bermasalah dan saya [ Baca Lagi…]

Wilco: Vinales Lebih Dewasa Dibanding Lorenzo dan Adopsi Late Braking Rossi

June 20, 2017 ridertua 1

Mungkin kita tidak akan percaya jika seseorang mengatakan bahwa pembalap ‘A’ itu karakternya begini, pembalap ‘B’ itu kebiasannya begitu, namun jika yang memberitahu kita adalah orang yang terbilang dekat dengan keseharian pembalap saat di sirkuit pastinya pernyataan itu bisa dipertanggung jawabkan, dan kali ini kita akan melihat sampai dimana sih perbedaan pembalap baru Yamaha Maverick Vinales dibandingan dengan pendahulunya di tim Garputala itu Jorge Lorenzo di mata Wilco Zeelenberg, siapa Wilco ? Wilco Zeelenberg adalah mantan pembalap juga yang berhasil menangi Grand Prix Jerman di kelas 250 ¬†pada tahun 1990 dengan motor Honda, pembalap asal Belanda ini sembilan kali naik podium di kelas 250cc pada musim balap 2009, setelah dia pensiun dari Yamaha Supersport World Championship dia menjadi ¬†menjadi “Rider Performance Analyst” untuk Jorge Lorenzo. Dan saat Jorge Lorenzo pergi ke Ducati, Wilco lebih memilih tinggal di Yamaha dan mengawal Maverick Vinales. Menariknya saat ditanya tentang keduanya Wilco pun blak- blakan menceritakan perbedaan kedua pembalap asuhannya itu, “Kedua pembalap ini memiliki cara kerja yang berbeda dan kita harus terus-menerus menganalisa. Sulit untuk menjelaskan dengan tepat [ Baca Lagi…]

Wajar Yamaha kalah Di Catalunya, Karena Ini..!!

June 12, 2017 ridertua 4

Catalunya, BARCELONA‚ÄĒ Kenapa Yamaha begitu keteteran di Barcelona dan kalah bahkan oleh tim satelit, kecepatannya begitu lamban sampai kita tidak percaya itu adalah Tim Pabrikan Yamaha, yang awal musim di gembar-gemborkan sebagai motor yang paling stabil, namun ternyata sangat rapuh disini, beberapa sebab juga bisa di kaitkan dengan kondisi sekarang yaitu kondisi M1 Versi 2017, dimana saat tes Private kemarin (mei)Yamaha absen di Catalunya dan melewatkan begitu saja, namun ternyata data yang diperoleh tahun lalu sama sekali tidak cocok dengan kondisi sekarang, memang Valentino Rossi menang disana namun kondisi ban yang membuat semua itu berbeda. Dan jawabannya yang paling masuk akal adalah karena tidak ikuti tes itulah maka Yamaha kurang siap hadapi seri Spanyol kali ini, tim tim yang melakukan tes adalahtim dengan ¬†mesin¬†Honda, Ducati dan Aprilia. bahkan mereka masih menggunakan tikungan baru yang sudah dimodifikasi untuk mengurangi laju (lebih lambat demi safety) dan ketika balapan kemarin semua kembali ke Lay Out lama dan makin kencang lah mereka, terutama untuk tim Ducati yang saat tes mei lalu diperkuat oleh tes rider Casey Stoner dan Michele [ Baca Lagi…]

Inilah Jawaban Jorge Lorenzo Kenapa Tidak Sebagus Dovi dan Petrucci

June 9, 2017 ridertua 0

Kualifikasi di posisi ketujuh, Lorenzo membuat permulaan baik yang membuatnya lebih cepat dari Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Mengambil keuntungan karena¬†top speed yang superior dengan Desmosedici-nya, Jorge melewati duo Yamaha tersebut tanpa serangan langsung dan mengambil alih pimpinan di Grand Prix Italia. Situasinya kemudian menjadi rumit, begitu dia disalip oleh rekan setimnya Andrea Dovizioso di lap¬†keempat. Kemudian, di lap berikutnya ada Danilo Petrucci pun melewatinya dan ¬†Marc Marquez melakukan hal yang sama di lap ketujuh. Di putaran kesebelas, Alvaro Bautista gantian yang melewatinya, lalu ada ¬†Johann Zarco di posisi kesepuluh. Tidak banyak orang di belakangnya, tapi Andrea Iannone berada di tikungan keenam belas. Akhirnya, Lorenzo menyelamatkan tempat kedelapan, di depan Michele Pirro, Andrea Iannone dan Tito Rabat. Lorenzo senang¬†Andrea Dovizioso memenangkan Grand Prix dan Danilo Petrucci finish di urutan ketiga, untuk memuaskan Ducati. Mengenai kenapa Dovi sebagai sesama rider pabrikan dan bahkan Petrucci yang notabene pembalap tim satelit bisa lebih bagus dan bisa Podium di ¬†Mugello Jorge Lorenzo pun berujar, “Jelas saya tidak bisa puas dengan balapan saya. Meski saya memulai dengan baik dan melakukan [ Baca Lagi…]

Akhirnya Jorge Lorenzo Akui Gaya Balapnya Tidak Sesuai dengan Ducati

June 8, 2017 ridertua 0

SPANYOL‚ÄĒ Masih ingat cerita Jorge Lorenzo di awal musim bahwa dia tidak akan merubah gaya balapnya untuk Ducati dan tetap yakin dengan ‘smooth riding style’nya saat ini ( autosport.com, 3/1/2017)¬†“Saya yakin bahwa saya tidak akan mengubah gaya balap saya meski mengendarai Ducati, dan itu tidak akan berubah,” kata Lorenzo kepada Autosport.com. Namun seiring berjalannya waktu, kini Jorge Lorenzo mengakui bahwa ternyata Ducati menuntut yang lain dan itu wajar karena semua perlu pembuktian dan dengan senang Lorenzo bercerita tentang pengalamannya pertama kali bisa memimpin balapan di tahun ini, walau tidak secara keseluruhan race. Jorge Lorenzo juga¬†memulai ceritanya tentang Grand Prix Italia yang menurut dia sebagai permulaan bagusnya. ‚ÄúUntuk pertama kalinya saya memimpin balapan dengan Ducati dan ini menjadi lebih istimewa berada di Mugello.¬† Saya membuat permulaan yang sangat bagus dan saya mempunyai banyak nilai yang bagus di beberapa putaran pertama,¬†Valentino adalah¬†salah satu dari pembalap cepat yang lebih baik, dan¬†¬†dia tidak memberi kesempatan¬†saya untuk merebutnya, awal lap adalah¬†balapan yang sulit, dimana saya kehilangan posisi hingga finish di urutan kedelapan, ¬†masalahnya adalah ¬†adanya banyak perbedaan antara lap¬†pertama dan [ Baca Lagi…]

Yakin dengan Speed Ducati, Lorenzo Remehkan Honda dan Yamaha

June 4, 2017 ridertua 1

Mugello, ITALIA‚ÄĒ Tiga tim pabrikan besar bertengger dengan gagah di tiga teratas kualifikasi Mugello kemarin, melihat Ducati bisa kalahkan Honda disana, ¬†pembalap baru Ducati musim ini Jorge Lorenzo berujar bahwa di sirkuit Mugello Honda dan Yamaha tidak lebih unggul dari Ducati, seperti diberitakan oleh media gpone.com(03/06/2017), rider berpaspor¬†Spanyol itu yakin, akan kekuatan Ducati hadapi duo pabrikan Jepang, meski dalam sesi kualifikasi berada di urutan ketiga dengan Andrea Dovizioso disana ¬†“Kami memiliki kecepatan tinggi, kami memiliki semua yang diperlukan untuk bertahan dengan kemampuan yang terbaik dalam balapan” Sepertinya Jorge Lorenzo merasa percaya diri dengan kemampuan desmosedici di Mugello karena dalam sesi latihan sempat berada di barisan depan dan di FP 3 masuk tiga besar tercepat walau di sesi kualifikasi targetnya start dari Front Row gagal¬†¬†“The Majorcan” sama sekali tidak akan menyerah dalam race nanti sore, karena GP17 menurut dia sangat mumpuni dalam hal kecepatan puncaknya. Selain yakin akan podium di Mugello Lorenzo juga berujar tentang strategi teknisnya, “Saya adalah pembalap yang sangat eksplosif, agresif dan suka langsung mulai menyerang duluan dengan cepat, saya memutuskan untuk melakukan [ Baca Lagi…]

Berbekal Top Speed Ducati 350 kpj, Lorenzo Yakin Tampil Bagus di Mugello

June 1, 2017 ridertua 0

Tidak bisa disangkal Ducati membuat kisah kontroversial di Mugello, walau sudah jajal banyak lap di sana dengan Desmosedici terbaru mereka namun faktanya Ducati hanya menang sekali disini tahun 2009 dengan rider¬†Casey Stoner.. Sirkuit Mugello merupakan tantangan yang menakjubkan bagi setiap tim balap…. dengan lay out dan kontur serta sudut miring disetiap tikungan nampaknya memberi ‘cobaan’ pada mesin balap tiap tim seberapa tahan ‘disiksa’ di trek dengan jarak tidak kurang dari 120.6 km selama 23 putaran, punya tikungan dengan¬†kecepatan tinggi, perubahan kemiringan trek¬†dan sepasangan tikungan yang disepakati sebagai dua tikungan¬†paling indah di dunia untuk balap motor, seperti liukan trek¬†Eau Rougue di Belgia. Selain trek kurva tadi ada sebuah lintasan panjang yang juga tidak mudah karena kondisinya menanjak dengan kondisi ini motor bisa digeber rata-rata¬†¬†340 km / jam dan bisa menyentuh 350¬†… untuk masalah kecepatan puncak/ top Speed maka Ducati tidak diragukan lagi dan dengan potensi ini Jorge Lorenzo yakin akan bisa berbicara banyak di barisan depan karena top speed merupakan faktor pendukung saat trek lurus, tahun lalu (2016) Iannone sentuh 354.9 kpj Bahkan bagi kedua rider [ Baca Lagi…]

1 2 3 54
Translate ¬Ľ
%d bloggers like this: