July 23, 2017

Mobil Balap Listrik ini Siap Adu Kencang di Lemans

Perusahaan startup asal Amerika Serikat (Startup adalah perusahaan yang belum menemukan target konsumen, produk & cara menjualnya ) mengembangkan sportcar listrik seperti mobil yang dipakai balapan Le Mans.

Green 4U Technologies dari Amerika Serikat mengumumkan rencana pengembangan sportcar EV (listrik) terbaru tanggal 16 Juni kemarin dan merilis gambar ‘rendering’ dari mobil yang sama.
Green 4U Technologies merupakan perusahaan ‘startup’ yang didirikan di Amerika Serikat di paruh kedua tahun 2016. Tahun ini, mereka mengakuisisi Delta Wing Technology Group dan membuatnya menjadi pondasi dari bisnis perusahaan mobil listrik.
Sportcar listrik terbaru ini akan dikembangkan sebagai versi jalanan publik dari GT-EV yang bertujuan untuk berpartisipasi dalam balapan ketahanan 24 jam di Le Mans dalam waktu dekat.
Sportcar listrik itu akan dirancang oleh Peter Stevens, perancang mobil yang berkontribusi dalam desain berbagai kendaraan seperti Panos “Esperante GTR-1”. Dari gambar ‘rendering’ yang diterbitkan, gaya jet tempur dua ‘seater’ yang unik, di mana pengendaranya dapat duduk bolak-balik, bisa dilihat sebagai fitur yang hebat.


Motor penggerak pada GT-EV dipasang di depan dan belakang mobil, output maksimalnya sekitar 612 hp. Top Speednya bisa dipacu hingga 290 km/jam. Paket baterai yang dapat dibongkar pasang memungkinkan penggantian baterai saat pit-stop. Dengan satu baterai bisa melakukan perjalanan maksimal sejauh 177 km. Menurut Green 4U Technologies Inc., ketrampilan di bidang EV ini tercermin dalam mobil sport EV baru ini.

Green 4U Technologies, adalah Perusahaan startup kendaraan listrik yang bermarkas di AS, dimana kini telah bermitra dengan Panoz untuk merancang kendaraan listrik pertama yang pernah ada untuk mencoba bersaing dalam balapan Le Mans. Mobil ini dirancang untuk sport dan ketahanan balap, dengan tujuan menggunakan listrik untuk memberikan performa dan jangkauan yang mirip dengan mesin pembakaran internal dan model ‘hybrid powertrain’. Kunci kesuksesan mobil ini adalah kemampuannya untuk melaju sejauh mobil balap bensin dan hybrid pada tenaganya dalam kemasan baterai tunggal, lalu menukar baterai ketika kehabisan daya, sementara kompetitor hybrid-nya harus mengisi bahan bakar.

Wah.. mau head to head dengan rival dengan sumber daya berbeda nih.. mesin bakar, hybrida.. lawan pure listrik ..juoss.

Comments Via Facebook

comments

Berlangganan/ Subscribe Blog 'ridertua' via Email 👍

Artikel dalam Blog ini menarik bagi anda? Daftarkan Email anda untuk mendapatkan update rutin dari ridertua via email, gratis !!

Join 43 other subscribers

Be the first to comment

Leave a Reply

Translate »
%d bloggers like this: