Juli 24, 2016

Kendaraan Buat Penumpang: turun pamor apa justru naik…?

carry

Logikanya jika sebuah merk kendaraan di pakai secara massal maka nilai ekslusivenya akan menurun(bukan hilang) apalagi jika dipakai sebagai sarana angkutan umum contoh saja Taxi—> Toyota soluna.. kadang mobil bekas eks taxi ini juga laris loh… berikutnya Angkutan umum –> Suzuki  Carry … apakah nilai-nilai sebuah ke”wah”an nya akan pudar… bagaimana dengan roda dua..???ojek oriental

Ojek mungkin yang akan dipilih adalah varian murah… dan bandel… tanpa sebut merk maka apakah analogi di atas bisa dipakai untuk kelas roda dua… maaf bukan berarti merendahkan profesi ojeker 🙂 namun masyarakat dan konsumen yang akan menentukan apakah mobil/kendaraan yang dipakai taxi/angkutan umum akan jatuh nilainya…?? atau justru image “bandel” malah mendongkrak nilai jualnya… Suzuki Carry bandel dan teruji karena sebagai kendaraan beban yang tangguh (begitu kira-kira obrolan yang berkembang diantara konsumen )

Girls Phillip Island skutik

About these ads

Comments Via Facebook

comments

61 Comments on Kendaraan Buat Penumpang: turun pamor apa justru naik…?

  1. sudah enggak mas….. lihat aja sekarang avanza jadi taxi, vios juga, hyundai avega juga. kijang kapsul jadi angkot, malah sebagai konsumen, diuntungkan sebab sparepart jadi tersedia di warung pinggir jalan. IMHO.

    apalagi di motor, beat di jogja sini jadi ojek dalam kota…. apakah pamornya turun…? sepertinya tidak.

    itu tidak berlaku bagi yg fanatix ,mereka akan bilang, wah motor jenis x merk y dijadikan ojek di daerah z, pasti akan menstiqmakan bahwa motor ojek motor turun kelas. yg berpandangan spt itu yg gak punya kendaraan, bagi yg memiliki mah motor2 aing, kumaha aing, toh dengan alat ini dapur aing tetep ngebul.

    pada segmen medium low, apalagi di asia, motor itu sudah berubah dr fungsi utama dulu sebagai pleasure, menjadi tools….

    *kapan saya bisa ketemu langsung sama sampeyan ya cak….?

    • mungkin per oknum yang demikian (beat jadi ojek, dll)… tapi jika sudah jadi perusahaan (PT) dan dijadikan taxi di seluruh indonesia ya secara langsung pasti jatuh harga 2ndnya … contoh nyata ya kendaraan ex taxi itu (limo) … dan keluarganya pun ikut terganggu (vios) … sementara avanza… ini memang fenomenal…. di daerah tertentu seperti jogja , solo aja dijadiin taxi tapi harga 2nd stabil, malah cenderung naik.. mungkin dikarenakan tidak merata di seluruh indonesia? jika merata, saya rasa runtuh jua tahtanya seperti vios, dimana saat inipun kan terkena tekanan dari ertiga…

      • Justru kalau mobil dijadikan taxi atau angkutan umum berarti sudah teruji ketahanan, kekuatan dari mobil tersebut. Kehandalan tidak perlu diragukan lagi.

  2. Kalo buat mobil = bandel. Karna banyak pilihan bikers yng mau naik kelas k R4 justru nyari motuba carry, soluna, kijang. Kalo sekarang berarti apv, gran max, vios, bahkan Alphard, karna banyak dipakai buat taxi2 mewah. Imho
    Kalo buat motor = motor murahan (maaf), tapi juga bisa sebagai pilihan motor entry level, just name it, kita sudah tau motor apa yg biasa paling banyak dpakai ngojek. Imho deui….

    • Tapi kalo motor susah juga… Soalnya banyak juga ninja, vixy, tiger dll yg jd motor tukang sayur, becak, ato d daerah ui, ane pernah naik ojek yang motornya ninja rr, mungkin mahasiswa yg mau coba mandiri….

  3. Berarti klebu motor irit, ndableg, gampang diopeni, malah iso laris

    Mobil? Itu dulu, jamane mobil mung diduweni wong sugih mblegedu – gengsi yen dadi mobil angkutan umum – saiki sing duwe dari berbagai kalangan
    Porche Panamera wae mobil rental pariwisata koyo dokar/andong tapi yo kui mung sing turah duit sing iso nyewa
    Mekaten pak RT

  4. Gak juga pak erte….saya punya motuba ford laser… Harga sekennya kondisi bagus sekarang malah naek terus… Mungkin karena dianggap irit n perawatan murah makanya dijadikan alternatif naek kelas dari biker ke roda empat… Fyi biaya perawatan ford laser ini setara dengan motor hon da tigor… ;D
    Suzuki carry? Harga sekennya sangat gak sopan… Mahal… Soale mudah dan muat banyak…

  5. pengalaman naik toyota alphard jd taksi
    Biasanya taksi bandara di soekarno hatta
    Dgn tarif 200-250 sdh bisa dianter kepusat kota jkt
    bisa buat 5 orang, lbh murah drpd naik taksi biasa, yg hrs pake 2 taxi
    Turun pamor ya ?? Ya nggak lah

    • kalo merata di seluruh Indonesia (alpard jadi taxi) saya rasa tetep turun pamor… melihat Innova yang bagi kita cukup mewah, di India jadi taxi… turun pamornya negri sana

  6. jgn ragu apa yg di pake ojekers…. wong alphard, mercedes jg di pake ojekers silver bird… hahahahah…. jd inget iklan operator axis… 🙂

  7. yang penting sesuai kebutuhan dan tempatnya masing2

    klo dah lihat dari sisi itu palagi buat cari makan ga mikirin gengsi or turun pamor, yang penting disyukuri ja

  8. trgantung selera konsumen… klo mau yg kuat, murah, bandel ya yg biasa dipake usaha (angkutan, ojek, dagang) pasti yg bakal dipilih.. klo yg seleranya pengen gaya ya mungkin akan milih yg tidak digunakan untuk usaha.
    contoh velfire dimata kelas atas agak turun imagenya karena dipake taxi di jakarta… dibilang alphard taxi 😀 ..tp dimata saya ya ttep aj alphard, mo dibuat angkot ato apapun tetap aj mobil mewah .. dikasih pun g’ nolak 😀

  9. untuk angkot mungkin sudah nggak aneh mobil ‘agak mahal’ di jadikan angkutan umum….,sesuai geografis wilayahnya di jayapura angkot yang ke pedalaman umumnya adalah mobil double kabin dan double gardan macam fortuner atau strada,Pak..

  10. pengusaha angkutan sangat hati2 dalam memilih armada karena jika salah pilih akan susahberkembang/tekor/bangkrut.
    dengan demikian kendaraan yang dipilih oleh pengusaha angkutan biasanya sudahteruji bandel irit.

    bagi pribadi yg tidak mempedulikan gengsi akan mengikuti pilihan diatas.
    bagi yg gengsian akan menghindari.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Translate »
%d blogger menyukai ini: