Karakter Biker dilihat dari Domisili….

Attitude

Mungkin akan lebih tepat bila disebut Sikap (Attitude), bersikap,dan bagaimana perilakunya..stylenya kala di jalan… sebagai contoh saja antara biker “desa” dan rider “Kota” saat menyeberang/pindah jalur dengan motor… biker kota cenderung lebih berani menyeberang atau berganti jalur dibandingkan rider “desa” tadi… kenapa?

Pengalaman & Lingkungan

Pengalaman membentuk sikap berani tadi,karena terbiasa dengan lalu lintas kota yang cepat, nan padat akan membuat mereka lebih berani riding dengan jarak yang mepet… beda dengan lalu lintas desa yang lengang..sepi dan bebas macet…
Komunitas /lingkungan yang banyak pengendara balap liarnya contohnya,akan menciptakan regenerasi di kelompoknya pada golongan mudanya…yang tua dah pensiun diganti dengan yang muda..

Alay dan kota…

Apakah ‘alay rider’ juga terbentuk dari kondisi ini..??? …boleh jadi hanya sebagai pemicu saja..kenapa? karena pengaruh lalu lintas yang padat tadi dan maunya buru-buru.. akhirnya sering bermanuver zig-zag…walau semua tak lepas dari sifat masing-masing individu…

Mungkin juga biker kota tidak takut sama petugas polisi dibanding rider kampung 😀
*bukan berarti rider kampung itu kampungan…malahan lebih santun..masalah buwat loch…?

Comments Via Facebook

comments

28 Comments

  1. Kalo biker desa di luar kota biasanya pelan2 bgt.. Sampe gregetan yang mau nyalip di belakang..
    Padahal yang namanya safety bukan brarti pelan-pelan… Tapi ngikuti kecepatan arus..

    Trus males nyalain lampu biar udah malem.. Ane pernah ketemu biker yang dari arah berlawanan lampunya ga nyala, padahal bawa gabah.. Pas iseng jalan agak mepet dia trus udah deket baru dinyalain lampunya.

  2. rider ndeso?

    seringnya ketemu itu malah pada gak tertib, nyebrang jalan sak geleme, gak pake helem…

    pokoke kultur naek sepeda masih melekat walo naek mobil sekalipun… 😀

  3. lho, bagaimana ini? kata para fbhonprett, kalo naek mtr honprett PASTI safety include the attitudenya……..iklannya aja safety.

  4. Ok, bener juga pak,
    jika melihat mobil di kota akan melajukan kendaraan dengan jarak toleransi cukup dekat dari kendaraan lain saat menyebrang, jadi untuk mengemudi di area perkotaan jika melihat di depan ada mobil yang mo nyebrang lebih baik los gas karena sudah pasti mobil di depan akan go, lain di desa jika kita los gas dan menunggu mobil di depan go maka yang terjadi kita dan mobil sama-sama stop dan terhenti sejenak hingga salah satu mempersilahkan lebih dulu.
    Penting juga untuk sekedar info untuk yang bepergian jauh antar kota dan beda wilayah.
    mungkin hal ini juga secara tidak langsung akan membentuk karakter performa mobil/motor bekas. 🙂 https://orderdesign.wordpress.com

  5. ketahuan mas ERTHE 😀 Rider Kampung :p
    hahahaha………
    canda mas tapi dalam akhir cerita menyatakan mas ERTHE Alay 😀 tulisan akhit masalah buat loch
    😀
    emang sih banyak yang dibilang kurang pengetahuan aturan lalu-lintas ala bikers itu yang menjadi tingkat permasalahan awalnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*