RiderTua.com – Setelah mengalami hari Sabtu yang penuh drama, Pedro Acosta berhasil membalasnya dengan penampilan luar biasa pada race utama MotoGP Aragon hari Minggu. Pembalap KTM itu finis di posisi ke-2, sekaligus meraih podium pertamanya sejak GP Hungaria di Balaton Park. Salah satu aksi terbaiknya adalah manuver berani saat menyalip Marco Bezzecchi, yang membuat para penggemar dan tim KTM bersorak.
Start dari P6, Acosta langsung gas pol dan menyerang lawannya satu per satu. Di lap pertama dia berhasil melewati dua pembalap Aprilia sekaligus Jorge Martin dan Raul Fernandez, kemudian juga Alex Marquez yang kesulitan di tikungan-tikungan awal. Setelah itu rider berusia 22 tahun itu menempel ketat dua pembalap terdepan, Marco Bezzecchi dan Marc Marquez.
Pedro Acosta: Perjalanan Panjang Kami Lalui untuk Meraih Podium Ini

Momen paling menentukan terjadi pada lap ke-5 (dari total 23 lap), tepat di lintasan lurus (back straight) sepanjang 1 kilometer. Saat Marc Marquez dan Marco Bezzecchi sedang duel sengit memperebutkan posisi pertama dengan kecepatan hampir 350 km/jam tanpa saling memberi celah sedikit pun, Pedro Acosta justru melihat peluang. Dia memanfaatkan slipstream dari kedua motor di depannya, lalu melakukan pengereman yang sangat terlambat dari sisi luar untuk menyalip Bezzecchi secara spektakuler. Aksi itu menjadi salah satu manuver terbaik dalam balapan hari Minggu di Aragon.
Setelah naik ke posisi ke-2, Acosta mampu mempertahankan ritme yang sangat tinggi. Selama sekitar 10 lap, dia benar-benar bisa mengimbangi Marquez. Bahkan pada beberapa lap, keduanya membukukan time lap yang sama persis. Rider berjuluk Hiu Mazarron itu tampil sangat kuat terutama di zona pengereman menurun menuju Tikungan 14. Namun keunggulan itu selalu hilang di lintasan lurus menuju Tikungan 16, di mana motor Marquez memiliki akselerasi yang lebih baik.

Pada lap ke-13 hingga ke-15, Marquez memutuskan untuk meningkatkan ritmenya. Dia mencatatkan time lap 3 lap berturut-turut di kisaran 1:46 menit termasuk dua lap tercepat secara beruntun. Serangan itu akhirnya menciptakan gap yang tidak mampu dibalas Acosta. Meski gagal mengejar Marquez, rider asal Murcia Spanyol itu tetap tampil solid dengan menjaga jarak aman dari Bezzecchi yang berada di belakangnya.
Akhirnya Acosta finis di posisi ke-2 dengan selisih sekitar 2 detik dari Marquez. Di sisi lain, pembalap KTM terbaik ke-2 dan ke-3 dalam balapan adalah Enea Bastianini dan Brad Binder yang masing-masing finis di posisi ke-8 dan ke-10, tertinggal 23 detik dari Acosta.
Hasil ini mengakhiri puasa podium Acosta, yang dinantikannya sejak awal Juni lalu. “Saya senang bisa tampil maksimal di hadapan para penggemar Spanyol. Sepertinya performa kami terus meningkat sepanjang akhir pekan ini. Perjalanannya cukup panjang sampai akhirnya bisa mendapatkan podium ini. Sekarang saatnya menikmati hasilnya,” ujarnya.

Di MotoGP Aragon, Acosta berhasil mencetak total 26 poin yang membuatnya kembali naik ke peringkat 6 dalam klasemen dengan perolehan 189 poin. Dia tertinggal 48 poin dari calon rekan setimnya Marc Marquez di tim Ducati Lenovo yang berada di peringkat 2.












