RiderTua.com – Sejak sesi practice hari Jumat hingga sesi kualifikasi Sabtu pagi, Marco Bezzecchi konsisten menunjukkan performa kuatnya di MotoGP Aragon. Dengan catatan waktu 1:44,962 menit di sesi kualifikasi, pembalap tim pabrikan Aprilia itu sukses membukukan rekor lap Aragon baru yang selama ini dipegang Marc Marquez. Setelah memimpin sesi pra kualifikasi Jumat sore, Bezz juga berhasil meraih pole position di kualifikasi hari Sabtu.
Namun sayangnya, MarcoBezz gagal menang dalam sprint race Sabtu sore. Dari posisi pertama, rider asal Rimini Italia itu melesat dengan sempurna. Namun Marc Marquez berhasil menutup jarak hanya dalam beberapa meter pertama dan kemudian melakukan pengereman yang sangat berani tetapi tetap terkendali di Tikungan 1. Akibatnya, Bezzecchi melebar sekitar 0,5 meter dan kesempatan itu langsung dimanfaatkan Alex Marquez untuk menyalipnya sehingga dia turun ke posisi ke-3.
Marco Bezzecchi Ungkap Kesalahannya yang Membuatnya Disalip Marc dan Alex Marquez di Tikungan Pertama

Dalam balapan 11 lap tersebut, Marco Bezzecchi tidak punya peluang untuk merebut kembali posisinya. Dia harus puas finis di posisi ke-3 tertinggal 2,089 detik di belakang pemenang Marc Marquez dan 0,949 detik dari Alex Marquez.
Meski gagal menang, Bezzecchi tetap menilai harinya berjalan sangat positif. “Saya sangat puas dengan hari ini. Setelah penampilan di hari Jumat, saya sebenarnya tidak menyangka bisa secepat ini di kualifikasi maupun di balapan. Ini adalah peningkatan yang sangat baik dari seluruh tim,” ujar rider berusia 27 tahun itu.
Terkait serangan Marc dan Alex Marquez tepat setelah start, Bezzecchi menjelaskan, “Itu kesalahan kecil. Saya hanya mengerem sedikit terlalu cepat. Namun pada akhirnya, kecepatan saya memang hanya sebatas itu. Saya akui, saya bisa saja menangani situasi di tikungan pertama dengan sedikit lebih baik. Tetapi secara keseluruhan, saya sangat puas.”
Apakah balapan akan berbeda jika Bezzecchi tetap memimpin setelah tikungan pertama? “Ya, tentu itu bukan kerugian kalau saya tetap di depan. Tetapi seperti yang saya bilang, itu tidak akan mengubah kecepatan saya. Saya sudah tahu Marc dan juga Alex, masih punya ‘sesuatu’ yang lebih. Sekarang kami harus mencari cara agar besok bisa tampil lebih baik,” jawab rider berjuluk Simply the Bezz itu.

Tak sepeti kebanyakan pembalap yang memilih ban belakang medium dalam sprint race di Aragon, Bezzecchi dan rekan setimnya Jorge Martin justru memasang ban belakang soft. “Saya tidak pernah meragukan performa ban soft. Ban itu sangat sesuai dengan cara saya menjalani Sprint, dan juga terasa pas selama balapan. Bisa berada sedekat ini dengan Marquez bersaudara di Aragon, sudah merupakan hasil yang sangat baik. Dan kami masih punya satu hari lagi untuk bisa lebih mendekat lagi,” pungkas murid Valentino Rossi itu.
Karena Martin finis di posisi ke-5 dalam sprint, Bezzecchi berhasil memangkas selisih poinnya dari pemimpin klasemen itu. Dari 31 poin, kini selisih poinnya menjadi 29 poin dari Martin. Sementara itu, Bezzecchi kini hanya unggul 4 poin atas Marc Marquez yang naik ke peringkat 3.












